Skip to main content

Ditraktir Nonton Raminten Cabaret Show, Ternyata Begini Rasanya!

Rintik hujan belum juga berhenti. Perlahan titik-titik hujan itu mulai berkurang volumenya. Warna langit  kelabu mulai menghilang. Jalanan Jogja mulai padat, maklum saja Jumat sore waktunya para perantau pulang ke kampung halaman dan para pekerja meninggalkan tempat mereka mendulang rupiah dan kembali ke rumah.
Rintik hujan tak mengurangi semangat saya tetap melajukan motor menuju kawasan yang paling ingin didatangi oleh wisatawan tetapi sangat dihindari oleh orang Jogja. Malioboro. Jika tidak terpaksa rasanya orang Jogja males ke sini 'kan?
Macet. Berjubel manusia. Tapi, bagi orang luar Jogja, Malioboro serasa magnet dengan kekuatan super kuat.
Sesampai di Malioboro hujan telah berhenti. Rupanya Tuhan tahu keinginan umatnya. Para wisatawan ingin menikmati Malioboro tentunya tanpa berbasah-basahan. Begitupun saya yang harus berjalan kaki dari Malioboro Mall menuju Mirota Batik. Dari ujung ke ujung ye kan.
Jumat yg lalu seorang teman, Mas Bagus dari Cepu sedang berulang tahun dan…

Nambah Umur, Terus Apa?

Beberapa jam ke depan, usia saya bertambah. Mau tahu berapa? Yah, tiga puluh lebih dikit lah. Sebuah angka yang bisa dibilang cukup dewasa, kalau ga mau dibilang tua.

Saat umur bertambah apa sih yang sebenarnya kita rasakan? Senang atau malah sedih?
Hepi, harus donk kan Tuhan telah berbaik hati menjaga dan memberikan segalanya hingga saya sebesar ini dan  lebih dari tiga puluh tahun saya berkesempatan menikmati hidup yang never flat kalo kata AgnezMo.

Sedih? Iya, karena ga ada yang ngado, haghaghag, becanda say. Tapi ga nolak juga lho kalau ada temans yang berbaik hati memberi kado apalagi berkenan memberikan doa yang terbaik. Sedihnya sih karena ngerasa tambah tuir bray. Keriput di wajah pasti bertambah, apalagi kilogram lemak yang entah mengapa ikut naik aja ngikutin naiknya angka usia saya.

Tapi, gak papalah, menua itu sudah kodrat. Butuh ribuan hari untuk bisa memutihkan beberapa helai rambut, atau puluhan tahun harus dilewati untuk sekadar memunculkan kerutan di sudut mata atau di kening saya. Dinikmati sajalah, enjoy my life.

The problem is...
Masalahnya ada di Nilai Hidup. Berapakah nilai yang saya dapatkan selama menjalani tiga puluh tahun lebih ini?Pastinya nilai yang bagus yang diharapkan. Seperti seorang murid, yang telah menjalani pendidikan selama satu periode, berapakah nilai yang didapat setelah melampaui serangkaian pelatihan, pengajaran, tes teori ataupun praktek di kehidupan. Bagus atau jelek?

Berapakah nilai yang saya peroleh? Dengan range antara 1-10 mungkin nilai yang saya dapatkan belum mencapai 5. Ujian mengalahkan keadaan dan bekerja keras untuk memperoleh sesuatu mungkin telah dilampau, tapi ujian mengalahkan diri sendiri itu yang berat.

Apalagi ber"nilai" bagi orang lain. Pencapaian yang maha berat. Bernilai atau berguna bagi orang lain secara tulus, bukannya berguna demi mendapatkan pamrih atau kehormatan, itu yang semakin susah didapatkan.

Sebelum bermimpi untuk bisa ber"nilai" bagi orang lain, saya berusaha setidaknya saya tidak menyusahkan atau mengganggu atau membuat orang lain berkesusahan saja, namun nampaknya tingkah polah saya sedikit banyak membuat orang lain merasakan lara, walaupun tanpa saya sengaja.

Di tahun yang baru ini, atau disisa usia saya ini, saya hanya berharap bisa menjadi  orang yang "bernilai" bagi orang lain, dikeluarga kecil saya, di keluarga besar saya, lingkungan kantor, tetangga, negeri saya ataupun dunia. Amin.

Comments

  1. Happy birthday ya, mba..all the best for you.. :D

    ReplyDelete
  2. Lebih dikit..?
    Susah amat sih kasih angka pasti, 39 misalnya... haha

    Selamat nambah tua aja deh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. yeee.... ga nyampe segitu kali, ya lebih satu dua aja,

      Delete
  3. happy birthday mbak.. sama, aku juga bbrp hari lagi, agak deg2an rasanya usia bertambah :-)
    tapi yap nikmati hidup saja utk lbh baik

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …