Tuesday, 11 August 2015

Koleksi Batu Akik


Aneka ragam batu akik koleksi mas Bojo
Nampaknya batu akik sedang jadi primadona bagi kaum adam, terutama para pecinta batu akik. Dua tahun belakangan ini batu akik sedang mengalami jaman keemasannya, apalagi setahun belakangan. Nggak di pasar, pinggir jalan, mall, tempat pameran bahkan di stand kantor pemda juga ada lapak batu akik

Batu akik sudah ada sejak jaman dulu, para raja atau pembesar kerajaan era masa lalu sudah mengenakan batu akik, dan tak hanya di Indonesia tapi hampir di seluruh dunia. Liat aja Raja Jalaludin di serial Ratu Jodha juga pake batu akik, hahaha. Kalo ini gara-gara kebanyakan nonton serial India yang juga lagi ngehits. 

Maraknya batu akik jangan dipandang sebelah mata ya, karena batu akik memang cantik, asal makenya nggak berlebihan. Bisnis batu akik juga mengangkat perekonomian warga lokal, karena Indonesia mempunyai banyak jenis batu akik yang sangat indah dan tersebar hampir di seluruh Indonesia. Maka tak heran jika  Batu Akik merupakan Mahakarya Indonesia.

Begitupun mas Bojo yang membagi cinta saya ama batu akik, #sakitAtiEuy. Enggak juga keles, sebelum demam batu akik, dia sudah make cincin tapi batu permatanya imitasi. Dulukan jarang ada orang jual batu akik, nggak kayak sekarang. Itupun belinya nitip sodara di Jakarta sana, setahun yang lalu di Jogja belum marak batu akik. 

Blue Safir star
Mas Bojo dulu beli Blue Safir sekitar satu juta, baru bentar make dah mau ditawar saudara dua juta, kata saya mah dijual aja tapi dia terlanjur sayang ama cincinnya, apalagi batu safirnya kalau kena cahaya ada efek bintangnya gitu. Dari satu cincin terus nambah satu dikasih temen, sejenis batu Panca Warna dan ada gambarnya. Mungkin ada yang bisa menebak ada gambar apa di cincin ini?

Batu Pancawarna bergambar burung
Dan beberapa batu akik yang dia punya dari dulu dia keluarkan dari tempatnya, yes, sebelum marak batu akik dia sudah punya 2 batu akik tapi dari pemberian saudara. Dan katanya lagi batu akik itu bukan batu akik yang didapat dari menggali atau dari tanah, melainkan sejenis batu tarikan. Bisa dibilang batu akik ini didapat dari "alam lain" tapi bukan suami yang nyari tapi dikasih saudara. 

Batu Puser Bumi

Batu Akik Tapak Jalak
Batu akik Puser Bumi dan Tapak Jalak diatas konon hasil "tarikan" dan memang kata orang batu Tapak Jalak itu bukan batu biasa seperti Bacan, Fire Opal, Panca warna dan jenis batu lain yang gampang didapat. Kalo ada yang bilang make batu akik itu cocok-cocokan emang bener, cincin itu sudah lama ada di tempat make up saya, beberapa tahun sebelum marak batu akik, yang ngasih kakak suami saya, beberapa kali saya buang, lha penampilannya coklat butek gitu dan ga dipake suami, tapi entah kenapa ada lagi ditempat make up saya. Mungkin ditemuin ama mertua atau suami saya lagi. Eh ternyata sekarang harganya mahal. Tapi entah kenapa ama Mas Bojo ga dijual, sayang kali ya. Walopun dalam hati saya, dijual aja say, lumayan buat beli beras, hehehe.

Sampai sekarang mas bojo koleksi beberapa batu akik dan kebanyakan bikin sendiri dari bongkahan batu, so dijamin asli. Karena di lapak-lapak itu banyak yang batu imitasi/ batu obsidian yang bukan berasal natural dari alam tapi buatan manusia. Saat ke Pacitan beberapa waktu yang lalu saya sempet mampir di beberapa penjual dan batu cincinnya banyak yang obsidian, biasanya terlihat bening dan sangat kinclong.

Batu Raflesia dari Bengkulu

Giok

Batu bergambar dengan motif Yin Yang,
Batu bergambar yang lain bermotif Yin Yang, buat sendiri dari bongkahan batu fosil kayu galeh kelor, pastinya batu it sudah berumur ratusan tahun karena dari kayu pohon kelor dan sudah membatu jadi fosil.  Cincin itu dipakai mertua saya, saat ke Anyer lebaran kemaren dipakai dan lagi duduk-duduk santai batu cincin bisa lepas sendiri dari cincinnya padahal jelas-jelas terikat pada cincinnya. Beliau sempat merasa tidak enak, dan benar paginya saat balik ke Jogja adik Bapak meninggal dunia, ini bukan mistis ya atau percaya batu. Hanya kebetulan. OK.



Bicara tentang khasiat, memang ada beberapa jenis batu yang bisa digunakan sebagai sarana penyembuhan, bukan klenik yaa tapi secara ilmiah batu memang memiliki kandungan mineral ataupun ion yang bisa menarik ion negatif. Seperti kita tahu, sebelum marak batu akik, batu giok sudah dipakai sejak lama untuk sarana penyembuhan, bahkan banyak alat pijat atau kesehatan yang diklaim menggunakan batu giok. Begitupun saat mas Bojo dapet bongkahan batu giok, dikasih tau temen cara ngetesnya, yaitu bongkahan batu giok dimasukkan dalam air yang sudah ditetesin cairan Betadin dan warna airnya sudah seperti air teh yang gelap, jalau batu itu asli maka dalam semalam air di gelas itu akan kembali jernih. Eh beneran lho ga nyampe semalam, sekitar 3 jam, air keruh digelas mulai memudar dan akhirnya jernih lagi. Dari percobaan itu saya ambil kesimpulan kalau batu giok memang bisa menarik ion negatif dan menjadikan air bersih kembali.
Fire Opal Wonogiri yang cantik, pengen punya bisa hub saya

Jangan bosen yaa, saya bakal sering post tentang batu akik, khususnya Fire Opal Wonogiri karena dari hobi koleksi batu akik, suami sudah merambah bisnis batu akik, dari cuma seller di Bukalapak.com sekarang dah jadi Pedagang. Hhaha, kalau yang ini saya demen, karena tiap HP suami bunyi "klunting" pasti ada Pesanan Baru yang bikin gue senyummm, hahaha. 

Menyukai batu akik tentu adalah hal yang wajar karena batu akik merupakan perhiasan yang indah dan cantik. Namun sebagaimana fungsinya, tentu sudah selayaknya batu akik memang ditujukan sebagai aksesoris guna mempercantik diri dan bukan dengan maksud ataupun tujuan lainnya yang justru dapat mengurangi esensi keimanan.

2 comments:

  1. banyak banget koleksi batu akik nya mba hehehe paman saya juga banyak loh mba sampai ada yang besar jadi liontin kalung hehehe

    ReplyDelete

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular Posts