Skip to main content

Yuk, Walking Tour di Kotagede

Matahari beringsut ke ufuk barat. Belum tenggelam sepenuhnya karena sinarnya masih terasa menyengat di kulit. Kami berempat sudah sampai di sebuah homestay di kawasan Kotagede. Disana sudah ada beberapa teman peserta Kotagede Walking Tour yang akan turut serta menjelajahi area Kotagede. Pastinya dengan berjalan kaki. Judulnya saja sudah walking tour. LoL
Tepat pukul 3 sore walking tour dimulai. Perjalanan diawali dari Lapangan Karang Kotagede, kemudian menyusuri gang-gang  kecil yang hanya bisa dilewati oleh pejalan kaki. Peserta walking tour  sekitar 10 orang termasuk saya, mas bojo dan duo anak lanang. Suami sempat bertanya ulang, apakah serius mau ikut jalan kaki dan gimana kalau anak-anak kecapekan? Spontan saya jawab dengan yakin. "Ya jadilah pak' e" 
Begitulah suami saya yang sering males-malesan kalau diajak jalan kaki agak jauh. Jadinya perlulah sesekali dikerjain diajak jalan agak jauh. Itung-itung olahraga. Hehehehe.
Temen saya, Adimas yang menjadi guide walki…

Obsesi Memiliki Anak Kembar

credit
Apa sih yang kamu pikirkan saat melihat anak kembar? Pasti lucu dan menggemaskan bukan, apalagi jika mereka memakai baju dan aksesoris yang sama. Terlihat unyu-unyu dan jadi pengen punya anak kembar. 

Seperti saya dulu waktu SMA, saat ke gereja saya selalu duduk ditempat yang sama dan bareng temen-temen sekelas. Kebetulan saya segenk seiman, dan selalu berusaha ke gereja bersama-sama dan pastinya duduk sebelahan. Saya masih ingat, kami berlima selalu terpesona dengan datangnya sepasang anak perempuan yang berbaju dan berkuncir sama. Umurnya sekitar setahun dan ngegemesin banget. Kedua anak itu ternyata kembar, dan sering duduk di depan kami, sehingga kami bisa melihat polah lucu anak kembar itu.

Kami sering membicarakan anak kembar itu dan jadi kepengen punya anak kembar cewek, pasti lucu dan bisa didandani macem-macem. Pake bando, jepit warna-warni, sepatu yang lucu, uuhhh pengen anak wedok aku. 

Tapi, kami juga sadar diri, diantara kami berlima tak ada satupun yang punya gen kembar sehingga kemungkinan punya anak kembar sangat kecil. Sampai sekarangpun saya masih kepingin punya anak cewek kembar. Dan untuk mengobati kerinduan terhadap anak kembar, saya sering membelikan baju yang sama atau warna senada pada duo anak lanang.

Karena jarak mereka yang cuma dua tahun, sekilas banyak orang yang tertipu dengan penampilan anak saya dan mengira mereka anak kembar.

Dari belakang terlihat kalo badan si kecil lebih bongsor
Tanpa sadar, ternyata baju kembar mereka banyak dan semakin ke sini kalau ada ukuran yang sesuai saya selalu membeli baju yang sama. Mereka juga seneng dan ga protes saat di beri baju yang sama dengan mas atau adiknya, bahkan tante atau omnya juga sering memberi kado baju yang kembar.


Ahh, biarpun ga kesampean punya anak kembar, no problemo lah. Melihat mereka slalu tersenyum dan selalu sehat saja sudah cukup membuat saya dan suami bahagia. Tak punya anak kembar gapapalah, toh mereka bisa pake baju kembar, hahaha.


Teman Aprint, apakah kalian juga gemes ngeliat anak kembar? Ato malah berkesempatan memiliki anak kembar? Cerita yuk :)

Comments

  1. aku juga pengen punya anak kembar mbak, sepupuku kembar, adik mertuaku juga kembar, harusnya ada kemungkinan punya anak kembar dong ya :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…