Thursday, 25 June 2015

Dan Sayapun Berani Bermimpi

Sebelum mimpi-mimpi diotakku tercerai berai atau menguap entah kemana, biarlah dengan NEKAD ku tinggalkan jejak. Jejak mimpi yang suatu saat (semoga) terwujud. Pun, jika Tuhan tidak berkenan mewujudkannya, pasti MIMPI yang lebih hebat yang DIA berikan.

Jika Ibuk dan adik saya saja berani bermimpi kenapa saya tidak? Biarlah banyak orang mencemooh atau berteriak sinis "ah, mimpi di siang bolong lo!" setidaknya saya berani bermimpi, berani mewujudkan angan-angan yang abstrak menjadi barang nyata, yaitu sebuah tulisan. Berani menapaki anak tangga pertama dan selanjutnya mewujudkan mimpi-mimpi itu.

Kenapa sih impian harus saya tulis?

1. Kata-kata adalah doa. Mimpi-mimpi yang saya tulis secara tidak langsung menjadi doa, semakin sering saya tulis atau baca maka semakin seringlah saya berdoa. Ingat, kata-kata adalah doa, jadi hati-jati dengan ucapanmu. Kalau saya daripada berkata negatif mending bermimpi yang positif.

2. Manusia gampang lupa. Banyak orang mempunyai impian, sayapun demikian. Tapi seiring waktu satu demi satu impian yang pernah terbersit hilang, lupa, karena ingatan manusia terbatas. Jika saya menuliskannya entah di memo, catatan harian ataupun catatan digital. Mimpi-mimpi itu akan terekam dengan baik, tidak akan terhapus oleh ombak seperti coretan yang kita tulis dipasir. Kecuali file di komputer terhapus atau blog ini tak ada lagi.

3. Penyemangat hidup. Dengan membaca mimpi-mimpi saya mejadi lebih bersemangat menjalani kerasnya hidup. Ada magnet yang akan menarik kita untuk selalu produktiv agar mimpi itu tercapai.

4. Target hidup lebih terarah. Tanpa mimpi hidup seakan tanpa arah. Dijalani seadanya, alon alon waton klakon. Jadinya hidup ya cuma begitu-begitu saja. Namun terkadang, mereka lebih menyalahkan hidup, menyalahkan nasib tanpa mau bermimpi dan mewujudkannya.

5.  Saat ada teman atau saudara yang mengetahui impian kita, mereka pasti membantu mendoakan, bahkan mungkin membantu mewujudkannya.

Jujur, saya terkadang heran dengan anak muda yang hidupnya asal-asalan, maksud saya, sekedar sekolah, lulus, menikah, punya anak ya sudah. Banyak pemuda di kampung saya hanya bersekolah SMK, lulus dan memilih menikah, pasti dengan kehidupan yang seadanya. Apakah mereka tidak bermimpi, lulus sekolah, bekerja merantau, mendapat uang, untuk sekolah lagi atau setidaknya membahagiakan orang tua. Jika mereka punya MIMPI, pasti mereka akan berjuang lebih keras.

Baithewaibaswaiiii, apa aja sih impian saya? 
1. Saya ingin melanjutkan kuliah saya, transfer dari D3 ke S1 dan mendapat gelar S.Kom, paling lambat 3 tahun lagi. 
2. Mendapat beasiswa lanjut S2, yah biarpun IQ saya jongkok ataupun ndlosor, asal belajar dan niat pasti ada jalan. Semangat.
3. Lulus TOEFL, salah satu syarat lanjut S2 ya harus lulus TOEFL makkkk, dengan skore tinggi. Yesss Lah.
4.  Saat ini saya masih tinggal di PIM bukan Pondok Indah jakarte sono tapi Pondok Indah Mertua, suatu saat pengen punya rumah sendiri, yang (agak) besar, ada kolam renang imut dan satu anjing kecil yang cute.  Kalo yg ini bukan hanya impian saya sendiri, anak saya yg sulung sering ngomong kalau pengen punya rumah besar dan ada guguknya, gegara ngeliat rumah saudara yang apik dan berhalaman luas ples ada anjing kecil di depan rumah. Dan sekarang mulai terwujud, bisa beli rumah walopun imut-imut, sementara biar di kontrakin ke orang ajah.
5.  Pengen keluar negeri, kemana aja boleh, yang deket-deket dulu aja ya. Singapore
6.  Berwisata di Danau Toba
7.  Melihat kubur batu di Tanah Toraja
8.  Snorkeling di Karimunjawa
9.  Kursus diving
10. Melancarkan nyetir mobil, sampai saat ini belum bisa parkir ditempat yang nyempil
11. Berbagi cahaya dengan sesama, membantu warga kurang mampu untuk bisa memasang listrik dirumah mereka,
12. Punya perpustakaan kecil, dan kelak semoga bisa membuka perpustakaan gratis buat anak sekitar
13. Ikut kelas inspirasi atau Indonesia mengajar. Pengen banget bergabung dengan orang2 baik itu, tapi belum bisa ninggal duo balita dihari libur.
14. Mendirikan CV SAKA  Konstruksi, sampai saat ini masih maju mundur bikin, menunggu timing yang tepat.
15. Saya terdampar di dunia birokrat dan punya mimpi didunia birokrat yaitu menjadi camat, ahh mimpi ini pasti membuat saya diolok-olok, suatu saat jika jabatan bisa didapat murni karena kemampuan dan integritas bukan karena kedekatan ataupun suap atau titipan. Bukan ingin dianggap menjadi pejabat, tapi ingin berkarya mewujudkan masyarakat sejahtera, setidaknya dalam lingkup kecil.
16.  Keliling Eropa dan menjejakkan kaki di Swiss yang indah, sebenarnya biaya jalan2 kesana bisa diwujudkan dengan menabung, kalo untuk jalan sendiri mampu, tapi kalo sekeluarga jadinya buanyakkk. Kita tunggu saja nanti, siapa tahu mas Bojo dapet proyek 2 M. Diajak honeymoon Eropa.
17.  Kemping bersama anak-anak di Ranu Kumbolo. Kedua anak saya laki-laki, nanti kalo mereka sudah 7 atau 8 tahun akan saya ajak mereka berpetualang, mencintai alam dan dekat dengan alam.
18.  Punya mobil sendiri yang saya beli dari uang saya sendiri dan saya sopiri sendiri. Selama ini masih numpang mobil suami, pun dia yang setia jadi sopir.
19.  Punya cincin berlian. Kalo saat ini suami dan mertua asyik ngobrol tentang akik, saya tidak tertarik batu akik, saya hanya pengen berlian.
20.  BB turun di angka 60 Kg. Mungkin ini hal yang paling susah. Tetep semangat.

Ada 20 impian saya saat ini, saya akan berusaha keras mewujudkannya. Semangat!!!

18 comments:

  1. Ammiiiiinnnn...
    Smoga impiannya terkabul semuanya y mbak..amin lagiio
    Semangat
    :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aminn. Makasih Mbak Inda. Big Hug...

      Delete
  2. semoga impiannya tercapai semua mba .. amiiin semangaaaat hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semangat... ayo yang muda jangan kalah yaa

      Delete
  3. Mimpi itu ga bayar kok kenapa takut
    Yang penting segera bangun dan berusaha mewujudkan mimpinya dalam nyata
    Jangan kaya aku yang lebih banyak nguap doang lalu narik selimut lagi melanjutkan mimpi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dirimumah ga usah mimpi dah terwujud semua mas :D

      Delete
    2. Engga lah...
      Aku masih berpegang pada pepatah semua harapan diawali dari mimpi
      Aku kan banyak berharap, makanya harus banyak banyak tidur biar mimpinya juga banyak...

      Delete
  4. betul banget, mimpi kita mesti di sosialisaikan xixixi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kayak Perpu aja yaaa disosialisasikan mbak

      Delete
  5. Mimpi saya juga banyak banget mak, semangat untuk meraih mimpi-mimpi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semangat mak Rian, mari wujudkan mimpi kita. GBU

      Delete
  6. Wow kereeeeen! Semoga impiannya terwujud ya, Mak. Aamiin

    ReplyDelete
  7. Sangat mulia mba impian yang ke 11 0:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pekerjaan saya diantara tumpukan proposal warga kurang mampu, ternyata ada ribuan masyarakat yg belum merasakan listrik sendiri, dan sedih hanya bisa melihat tanpa menolong. Semoga suatu saat bisa membantu salah satu dari mereka. Amin

      Delete
  8. aq jg punya mimpi gan, tapi nggak tahu knp blm terwujud jg mimpi ane hikz ;(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sabar, pasti terwujud, kalo belum ada rencana lain dibalik itu, hahaha..sok ngasih petuah..

      Delete
  9. Jangan takut untuk bermimpi mba, raihlah hingga suatu saat semua mimpi itu bisa tercapai :)

    ReplyDelete

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular Posts