Skip to main content

Ditraktir Nonton Raminten Cabaret Show, Ternyata Begini Rasanya!

Rintik hujan belum juga berhenti. Perlahan titik-titik hujan itu mulai berkurang volumenya. Warna langit  kelabu mulai menghilang. Jalanan Jogja mulai padat, maklum saja Jumat sore waktunya para perantau pulang ke kampung halaman dan para pekerja meninggalkan tempat mereka mendulang rupiah dan kembali ke rumah.
Rintik hujan tak mengurangi semangat saya tetap melajukan motor menuju kawasan yang paling ingin didatangi oleh wisatawan tetapi sangat dihindari oleh orang Jogja. Malioboro. Jika tidak terpaksa rasanya orang Jogja males ke sini 'kan?
Macet. Berjubel manusia. Tapi, bagi orang luar Jogja, Malioboro serasa magnet dengan kekuatan super kuat.
Sesampai di Malioboro hujan telah berhenti. Rupanya Tuhan tahu keinginan umatnya. Para wisatawan ingin menikmati Malioboro tentunya tanpa berbasah-basahan. Begitupun saya yang harus berjalan kaki dari Malioboro Mall menuju Mirota Batik. Dari ujung ke ujung ye kan.
Jumat yg lalu seorang teman, Mas Bagus dari Cepu sedang berulang tahun dan…

Bocah Sobo Kebon

Saya tinggal di daerah perkampungan  perkotaan  deket  kota, tidak jauh dari jalan utama Jogja Solo. Namanya tinggal di kampung beda donk ama yang tinggal di perumahan. Masih banyak kebon-kebon di deket rumah, beda ama perumahan yang kiri kanan dah beton dan anak-anak ga bakal mainan tanah dan sobo (berkeliaran) di kebon ampe badan item.





Ya walau kadang sebel juga ngeliat bocil nyungsep - nyungsep di kebon, tapi malah bersyukur mereka bisa bebas menggerakkan badan dan mengeksplorasi lingkungan. Saya tidak khawatir mereka berlari-lari dan kelelahan, karena aktivitas mereka. Saya tidak perlu membawa ke taman, cukup di sekitar rumah mereka bisa aktiv bergerak dan hal itu meningkatkan fungsi kognitif mereka.


Dalam diskusi "Indonesia SeGar: Bangun Generasi yang Brrrgerak! " Technical Expert Team Indonesia SeGar menjelaskan, "Ketika fungsi kognitif bekerja dengan sangat baik, prestasi akademis si anak pun akan lebih baik juga," kata Dr Andi Kurniawan, SpKO. Lebih lanjut, saat seorang anak aktif bergerak, oksigenasi otak meningkat yang membuat mereka lebih berkonsentrasi. Selain itu, lanjut Andi, orangtua juga harus tahu kalau anak yang aktif memiliki kepercayaan diri yang bagus pula.


Bahkan kata pak dokter lagi, anak harus terbiasa melakukan aktivitas bergerak minim sejam setiap hari. Jadi deh, mo lari-larian, mo jungkir balik, mo ngumpet di balik pohon saya biarin aja, tapi tetap dalam pengawasan saya. Tapi ya, mandiin mereka harus ekstra bersih karena badan penuh debu dan keringet.



Buat mama-mama nih, biarkan anak-anak bebas bergerak aktiv, jangan dilarang-larang hanya karena takut kotor yaa. Yang penting selalu didampingi dan didukung. Apalagi anak sekarang cenderung diam didepan tivi atau asyik bermain dengan gadget mereka. Saya sendiri sudah berhasil menjauhkan tablet dari anak saya yang besar. Karena dari dulu nempel dan betak banget ngeliat lagu anak-anak dari video yang saya download. Dan sekarang dia sudah lupa ama tabletnya, hanya sesekali minjem HP emaknya. Mau tau caranya dia lepas dari tabletnya? Saya iklanin di OLX dan dibeli orang, hahahaha.Mau tau bahaya digital dan perlunya sesekali bersih dari gadget, baca Digital Detok Yukk.
Salam.

Comments

  1. beruntungnya anak-anak yang mengenal langsung obyek tanaman daripada melalui gadget pakai hayday *_*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mak Ima, dia bisa pegang2 dan petik2 aneka tanaman dikebun, sebelnya klo minta nyemplung sungai,huaaa

      Delete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …