Skip to main content

Kisah Sukses Bu Enny Sigit, Depo Minyak Kutus-Kutus di Yogyakarta

"Bantu orang dulu, tolong orang dulu, setelah menolong rejeki pasti akan datang" itu pedoman yang dipegang oleh Servasius Bambang Pranoto, penemu Minyak Kutus-Kutus Tamba Waras yang sekarang juga menjadi pegangan Ibu Enny Sigit dalam menolong orang disekitarnya sembuh dari sakit sekaligus membantu para reseller yang notabene teman, saudara dan handai taulan untuk menambah perekonomian keluarga dengan berjualan Minyak Kutus-Kutus.
Sabtu sore yang cerah saya berkunjung ke rumah Ibu Enny Sigit di kawasan Babarsari. Perempuan setengah baya yang masih terlihat enerjik. Keceriaan terpancar dari wajah beliau, meski sore itu tidak mengenakan makeup tapi Ibu Enny nampak segar dan bersemangat. Tak terlihat sedikit pun beliau pernah menderita berbagai macam penyakit degeneratif, termasuk radang sendi yang mengharuskan lutut beliau disuntik dan disedot secara rutin. 
Beliau dengan ramah mempersilakan saya masuk ke rumahnya. Kami ngobrol di ruang depan yang sudah disulap seperti toko Mi…

10 Tempat Wisata Menarik di Kota Solo

Salah satu kota yang kaya akan budaya adalah kota  Surakarta atau sering disebut kota Solo. Bagi pecinta jalan-jalan, wajib hukumnya mengunjungi kota Solo, yang terkenal dengan nasi liwet dan para gadisnya yang lemah gemulai seperti saya  hahaha. bener lho, kalo ada cewek yang lemah lembut pasti dapet julukan kayak Putri Solo. Dulu sebelum menikah saya tinggal di Klaten, jadi kalo cuma Solo dah khatam jalan-jalan disana, apalagi dulu saya sering kulakan baju di Pasar Klewer.

Yuk kita kupas tempat wisata di Solo yang menarik para wisatawan :





1.  Keraton  Solo


     OK perjalanan dimulai dari Keraton Solo, yang biasa disebut Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, disini kita bisa melihat barang-barang peninggalan keraton jaman dulu dan fragmen candi, senjata kuno, alat kesenian. Kereta kencana yang megah juga bisa kita saksikan. Yang suka potret-potret jangan melewatkan kereta kebanggaan keraton Solo ini, tapi jangan dinaiki yaa. 

Kita juga bisa melihat bangunan kraton yang megah, ada Pagelaran, Siti Hinggil, Kori Brojowolo, Kori Kamandungan, Kori Sri Manganti dan Panggung Sangga Buana.

Ohya, jika anda ingin memasuki keraton tidak boleh memakai topi, kacamata hitam, celana pendek, sandal serta jaket. Harus sopan dan ga neko-neko saat memasuki wilayah keraton.

Tiket masuk keraton cukup murah, hanya Rp 4.000,00, jika membawa kamera dikenakan tiket tambahan sebesar Rp 2.000,00. Buka hari senin hingga kamis pukul 08.30-14.00 WIB, hari Jumat tutup dan Minggu buka mulai pukul 08.30-13.00 WIB.

2.  Pasar Klewer

Setelah dari Keraton kita langsung ke Pasar Klewer aja ya, jaraknya deket koq, cuma sebelahan. Kita bisa berjalan kaki dari Keraton menuju Pasar Klewer sambil menikmati ramainya jalanan dan melihat alun-alun. Di Pasar Klewer tersedia aneka pakaian, dari batik, sampai baju casual ada disini.Pasar ini cukup luas dan berlantai 3. Jangan lupa untuk slalu menawar harga yang diberikan penjual, dan akan lebih murah jika anda membelinya dalam jumlah banyak. Minimal membeli seperempat kode atau 3 buah dan anda akan mendapat harga grosir.

Setelah berbelanja pasti lapar donk, kalau saya pasti makan di gudeg mbah Mul di pojok barat pasar. Enak dan murah. Atau mencicipi masakan khas Solo yaitu tengkleng Solo di dekat gapura Pasar Klewer.

3.  Benteng Vastenburg Solo

www.wartasolo.com
Benteng ini masih berada di sekitar Keraton dan Pasar Klewer. Dari arah Jl. Slamet Riyadi tinggal belok kiri, Benteng Vastenburg ini berada di sebelah kanan. Benteng ini peninggalan Belanda, dan dibangun tahun 1745, wow dah lama banget ya, tapi bangunannya masih terlihat kokoh.

Benteng ini berupa bujur sangkar yang di ujungnya ada penonjolan ruang. Di sebelah luar terdapat parit. Bangunan ini terdiri beberapa barak dengan fungsi berbeda-beda. Di dalam benteng terdapat lapangan  yang cukup luas. Kalo dulu benteng ini tertutup untuk umum, semenjak tragedi 1998 benteng ini bisa dikunjungi siapapun.

4.  Museum Radya Pustaka


Setelah melihat-lihat benteng main ke museum yuk, dari Benteng Vastenburg ke Museum ini hanya memerlukan waktu 15 menitan. Beralamat di Jl. Slamet Riyadi pas disebelah THR Sriwedari.

Di depan museum terdapat patung R. Ng. Ronggo Warsito, pujangga keraton Surakarta yang karyanya begitu dikenal oleh masyarakat Jawa. Di dalam museum kita bisa melihat arca, pusaka, wayang kulit dan buku kuno. Tiket masuk museum cukup terjangkau, hanya IDR 5000 kita bisa puas menikmati bekas  rumah Johannes Busselaar.


5.   Taman Sriwedari


  Samiranindah.blogspot.com
Beralih dari Museum Radyapustaka yuk cus ke sampingnya, yaitu Taman Sriwedari.  Kalau malam hari ada pertunjukan kesenian di sini, ketropak atau wayang kulit sering dipentaskan di panggung budaya. Taman ini sering dikenal dengan Taman Hiburan Remaja tapi tak hanya remaja yang bisa hepi-hepi disini, anak-anak dan dewasapun senang liburan di taman ini. Ada banyak permainan bagi anak-anak seperti di pasar malam, ada kereta mini, mobil senggol, balon, dll

6.  Taman Balekambang


Ditengah keriuhan kota Solo, kita bisa sejenak menikmati sebuah taman yang difungsikan sebagai hutan kota. Masih didalam kota Solo, sekitar 1 km ke arah utara dari Stadion Manahan. Taman Balekambang dibangun oleh KGPAA Mangkunegaran VII yang  dipersembahkan untuk kedua putrinya yaitu GRy Partini dan GRAy Partinah. Tetapi setelah  tahun 1970an taman ini diserahkan ke pemerintah dan dibuka untuk umum.

Di Taman Balekambang kita bisa duduk-duduk diatas rumput hijau dan menikmati asrinya taman, selain itu ada kolam, air mancur, permainan bebek air atau melihat rusa yang bebas berkeliaran di sudut taman. Asyiknya lagi, taman ini gratis, cukup bayar parkir kendaraan saja. Pokoknya suasanan disini menyejukkan, apalagi jika datang bersama keluarga dan piknik bersama mereka.

7.  Istana Mangkunegaran

Gbr. surakarta.go.id

Jika tadi kita sudah berkunjung ke Keraton Kasunanan Surakarta, sekarang kita beralih ke Istana Mangkunegaran. Istana Mangkunegaran berada di Jln. Ronggowarsito. Istana ini merupakan tempat tinggal Sri Paduka Mangkunegara dan keturunannya. Istana ini sangat indah, purpaduan antara design Jawa dan Eropa. Disini kita bisa melihat pendopo yang sangat luas, 3500m2. Banyak patung-patung berwarna emas, dan barang-barang peninggalan jaman lampau yang unik. Selain itu ada taman dan ruang keluarga yang klasik. Di Istana Mangkunegaran kita bisa melihat ada perbedaan antara Keraton Kasunanan dan Mangkunegaran. Ohya, jika kita kesini sore hari, kita bisa melihat anak-anak yang sedang berlatih menari di pendopo.
8.  Kampung Batik Laweyan

Gbr. Njoni.blogspot.com
Datang ke Solo tanpa melihat proses pembuatan batik dan melihat keanekaragaman batik serasa pergi tanpa bawa oleh-oleh. Solo merupakan sentra batik dan di Kampung Laweyanlah para pelopor batik dilahirkan dan sampai sekarang masih memproduksi batik demi menjaga kelestariannya. Di Kampung Batik Laweyan banyak rumah-rumah yang membuat batik dan membuka butik batik di kediaman mereka. Disini, kita bisa berbelanja batik lebih murah, ya namanya aja pusatnya, so jangan lupa beli batik yang banyak buat saudara dan tetangga, haha, kaliankan baik hati dan tidak sombong. Ohya, selain melihat-lihat batik, bangunan di kampung ini masih dijaga keasliannya, kita bisa menikmati bangunan klasik dan serasa berada era tempo dulu.
   
9.  Museum Batik Danarhadi
Kalau tadi kita sudah melihat proses pembuatan batik, sekarang kita menikmati 700 kain batik yang dipamerkan dalam Museum Batik Danarhadi. Tak hanya batik koleksi negri kita, tapi juga batik dari seluruh dunia. Tak heran jika museum ini merupakan museum batik terlengkap seluruh dunia, batiknya cantik-cantik lho. Semua koleksi batik di museum ini koleksi pribadi keluarga Danarhadi, butuh waktu 30 tahun lho untuk bisa memiliki semua batik itu. Bagaimana kawan, puaskan melihat beragam batik yang menawan itu.
10.  Galabo

Gbr. Rizkipradana
Nah, setelah puas berkeliling Solo, waktunya beristirahat sambil makan-makan di Galabo atau Gladak Langen Boga yang berada di Gladak, dari arah Jl. Slamet Riyadi lurus mentok sampai bundaran yang ada patungnya Slamet Riyadi, nah Galabo pas dijalan belakang patung. Kalau malam jalan ini ditutup dan digunakan para penjual kuliner berdagang disini. Aneka macam makanan, dari Solo sampai ala barat ada disini. Bisa lesehan atau duduk-duduk sambil menikmati live musik dan menikmati suasana Solo dimalam hari. Dulu, waktu masih tinggal di Klaten, hampir setiap malam minggu datang kesini bersama keluarga. Kerasan pokoknya kalo disini, makan terus, hehehe.
Gimana kawan, menjelajahi Solo mengasyikkan tho! Ke sepuluh  destinasi diatas berada didalam kota Solo, jarak antar lokasi tidak terlalu jauh, maksimal 5-10 km.So, ga perlu berhari-hari untuk mengenal akyu kota Solo.

Happy Travelling :)






Comments

  1. say ngga sekalian ikut lombanya green metro car tinggal tambahi ttg penyelenggara lombanya hehe....pas banget nih temanya :) tapi today DL nya...

    ReplyDelete
  2. Waaa iniii.. tertarik sama Galabo, hahaaa makanan mulu.. makasih referensinya yaa mak :*

    ReplyDelete
  3. Kapan hari sdh rerasan pengen jelajah wisata di SOlo, tapi katanya nunggu anak-anak libur sekolah.

    itu nama bentengnta mirip dgn benteng Vredeberg ya ?

    ReplyDelete
  4. yang sudah pernah kesana hanya keraton dan pasar klewer...lainnya kapan ya...??

    ReplyDelete
  5. lagi searching wisata ke solo, eh ketemunya mak prima ini.. tengkyu ya mak....

    ReplyDelete
  6. Banyak juga ya tempat tujuannya, tapi kalo dari jauh harus pakek transporstasi lokal dong, atau bisa pakek jasa rental mobil solo biar mudah jalan" nya

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …