Skip to main content

Tips Sebelum Membeli Laptop Terbaru dan Berkualitas

Tidak bisa dipungkiri jika saat ini laptop menjadi benda primer bagi sebagian  orang. Hal tersebut karena laptop digunakan sebagai alat bantu kerja, yang  berpengaruh pada keberlangsungan hidup satu keluarga. Akan tetapi, meskipun sudah berkutat dengan laptop dalam keseharian, seringkali     orang-orang bingung ketika akan membeli ​laptop terbaru
Biasanya karena terkendala harga, atau ketidaktahuan mengenai spesifikasi  laptop masa kini yang beredar di pasaran. Oleh sebab itu, sebelum  benar-benar berburu ke toko laptop, coba perhatikan beberapa tips ini. 
Kiat-Kiat Sebelum Membeli Laptop Baru : Generasi laptop masa kini sudah semakin canggih dan hampir menyamai    komputer dalam hal spesifikasi. Inilah mengapa laptop juga sering disebut  sebagai ​mini PC. Oleh  sebab itu, membeli laptop pun tak ubahnya mencari komputer, ada banyak   pertimbangan yang harus diperhatikan. Antara lain: 

1. OS Seperti Apa yang Ingin Diinstal pada Laptop Anda
Sampai saat ini, sistem operasi yang paling …

Tiga Kota dalam Satu Malam

Sabtu pagi, 14 Februari 2015 seharusnya saya berangkat ke Bali bersama rekan-rekan kantor. Acara kebersamaan yang sudah di rencanakan sejak setahun sebelumnya terpaksa tidak bisa saya ikuti sepenuhnya karena ada event yang lebih menarik. Yaitu mencicipi New Sirion Slalom di Parkir Selatan GBK Senayan Jakarta, event ini diikuti para blogger terpilih yang diundang khusus oleh Daihatsu Indonesia setelah mengikuti lomba blogging Sirion Slalom.

Sayap AirAsia yang mengantar saya menuju ibukota
Karena waktu yang mepet, tiket Jogja Denpasar tidak bisa direfund dan saya terpaksa membeli tiket baru untuk rute Jogja-Jkt dan Jkt-Denpasar. Tepat pukul setengah 7 pesawat berangkat, dan sejam kemudian sudah sampai di Bandara Soekarno-Hatta. Sampai di Jakarta cuaca mendung, padahal di Jogja cerah lho. Cuaca emang tak bisa ditebak, ya, kadang panas kadang hujan dan banjirrr. Beruntung, banjir Jakarta udah surut so diriku tidak perlu ngerasain banjirnya ibukota.


Dari bandara menuju daerah yang dituju ga perlu pake taksi, kalo saya mah naik damri ajah yang murah, cuma Rp. 40.000 untuk tujuan Blok M. Kecuali ama anak-anak dan bawaannya banyak, yah pake taksi yang lebih nyaman.

Beruntungnya lagi, jalanan Jakarta ga macet sama sekali, ato karena weekend ya, jadi pada males keluar rumah. So, dari Cengkareng sampai Senayan cuma 20 menitan. Yang tadinya saya "kemrungsung" takut telat ngikut acara nya Daihatsu, jadi bisa sante kayak dipante.

Lokasi parkir selatan GBK


Sesampai di lokasi ternyata sudah ada beberapa blogger dan tamu yang hadir, langsung dech cus registrasi, dapet goodie bag, vocer makan dan uang saku dan akomodasi. Acara lauching New Sirion seru abis, ada test drive, battle slalom, bazzar kuliner, aneka games dan pelayanaan penjualan Daihatsu.

Sesi pemotretan, para photograper sibuk motret mbak cantik nan sexy

Garis start kompetisi slalom

Boleh donk selfi bareng si biru, kapan yaa dibeliin ama suami,hehe

Bisa ketemu kawan dari Bandung dan Garut

Setelah hampir seharian mondar-mandir hunting foto dan ngliat slalom, akhirnya jam 4 kelar juga. Bingung antara langsung ke bandara ato mampir ke tempat saudara di Kebayoran lama, tapi daripada dag dig dug, maklum buta Jakarta, cus deh keluar dari Senayan pake  ojek ke pol Damri di Blok M.

Di Jakarta, kita harus ekstra hati-hati, kalo memang tak tahu arah mending tanya. Tapi jangan hanya tanya ke satu orang, bisa di "blusuke". Seperti saya kemaren, naik ojek sama bapak-bapak tua, eh dianternya ke pol Damri yang lama, ga ada bus Damri disitu, cuma ada taksi-taksi. Saat nanya ke penjual makanan di suruh naik taksi aja, dan kayaknya dia sudah ngasih kode ke supir taksi kalo dia harus dapet tips. Saya harus tenang dan tidak terlihat bingung, kalo  enggak bisa semakin dipaksa sama bapak-bapak itu. Akhirnya saya memilih untuk pergi dari situ dan nyari penjual minum, sambil istirahat ples nanya -nanya donk. Ternyata si mas penjual baik, dan ngasih tahu kalo pol Damri sekarang pindah di terminal Blok M, ahh kalo terminalnya saya mah dah pernah tapi tetep arah ke sana ga tahu, hehe. Ternyata cuma nyebrang jalan, nglewatin taman, ketemu dech si terminal.

Taman Blok M yang isinya ABG pada pacaran
Inilah terminal Blok M dan sebrangnya banyak supermarket dan mall
Akhirnya, setelah berkeliling Blok M  saya ke terminal dan menemukan si Damri tersayang, karena weekend penumpangnya cuma dikit, takut juga karena isinya cuma bapak-bapak dan saya memilih duduk paling depan pas belakang pas sopir.

Goes to Lanud Soekarno Hatta
Nyampe di bandara dah magrib, padahal jadwal flight masih jam 10 malem, huaaaaaaaa.... masih nunggu lama. Sambil menghabiskan waktu saya muter-muter di market di bandara, barangnya bagus-bagus tapi mihil, yaa biasanya yang beli turis-turis.  Masih jam 7  langsung ke ruang tunggu ajah dan tidurrrrrr ajaaa aaahhh.


Karena masih imlek   design di bandara masih bernuansa imlek
Ruang tunggu yang dingin
Menunggu memang pekerjaan yang sangat membosankan, berjam-jam saya menunggu sambil ngeliatin orang-orang berseliweran. Karena penerbangan saya yang terakhir, suasana bandara makin sepi ajaahh.
Badan dah capek, pagi dari Jogja, siang di Jakarta dan full activity, malem mesti terbang ke Bali. Sampai di Bali, hampir jam 12 malem, beruntung dari pihak hotel bersedia menjemput, so saya ga perlu repot nyari taksi, apalagi bahaya bingit kalo anak gadis *haaa gadis* naik taksi sendirian di tengah malam.

Ada satu peristiwa yang masih saya inget saat di bandara Ngurah Rai. Ada cukup banyak warga asing yang satu pesawat dengan saya, ada satu keluarga yang kayaknya dari Korsel atau Jepang, seorang kakek tua dengan kursi roda, istrinya yang juga sudah nenek-nenek, serta anak laki-lakinya serta anak kecil seumuran 7 tahun. Saat di bandara Soetta kakek itu dibantu petugas bandara, didorong dari ruang tunggu sampe di pesawat. Tapi, saat di bandara Ngurah Rai, suasana bandara sepi dan tak tampak petugas, sehingga kakek itu didorong oleh anak lelakinya dan si nenek menggendong cucunya. Semua tampak lancar tapi saat ada beberapa anak tangga dan mereka sangat kerepotan saat harus menurunkan si kakek. Banyak penumpang lain bersliweran tapi tak ada yang peduli, dengan sedikit keberanian akhirnya saya membantu mereka,
"Can I help You?" Berbekal bahasa Inggris yang seadanya saya membantu mengangkat kakek itu dan anak lelakinya membawa kursi roda, ternyata sangat berat dan beruntung ada seorang bule yang langsung membantu membopong kakek itu, helloo kemana ya saudara-saudarakku setanah air yang cuek dan berlagak ga liat, akhirnya kami bisa mendudukkan kakek itu di kursi rodanya, dan mereka berkata "thank you, thank you" sambil membungkukkan badan mereka.

Ahh leganya bisa membantu mereka, dan tengkiyu  juga pada si bule, karena kalo cuma saya pasti malah ambruk. Tapi juga prihatin, masyarakat kita yang terkenal ramah sama sekali tak ada yang peduli dengan kakek itu.

Horeee,, sampai di Bali lagi, padahal Desember kemarin abis kesini bareng anak-anak. Sampai di pintu keluar saya celingak-celinguk nyari penjemput, dan ada seorang bapak memegang kertas bertuliskan nama saya, ah serasa orang penting ajah.

Diperjalanan saya sedikit berbincang dengan pak sopir yang ternyata berasal dari Singaraja, dia kontrak di Denpasar sedang keluarganya tinggal di Singaraja, demi mencari nafkah bagi keluarganya. Tak lupa beberapa lembar rupiah saya berikan ke pak Sopir, ya walaupun beaya transport ditanggung hotel jangan lupa ya ngasih tips ke driver ato petugas hotel yaaa.

The sunset hotel and resto
Saatnya beristirahat di The Sunset Hotel and Resto, capek juga ya berada di tiga kota dalam satu malem. Besok nya jalan ke Tanjung Benoa dan Pantai Pandawa.




Comments

  1. waw keren banget mba.. aku sih bakalan tepar duluan. hehe
    tapi emang seru ya kalo full activity itu. apalagi kalo aktivitasnya seru2. capenya ga kerasa deh. paling2 kerasanya ntar kalo udah nyampe rumah. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya nih, nyampe Jogja baru kerasa capeknya, apalagi minggunya snorkling,

      Delete
  2. satu hari yang menyenangkan ya mbak,bisa ngehadirin acara sirion plus langsung ke bali,bonusnya bisa mengankat kakek...
    a
    salam kenal mbak^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo mbak,lam kenal juga ya :) iya, lega banget bisa mbantu si kakek.

      Delete
  3. Wah ga lelah mba perjalannya padahal lumayan jauh

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …