Thursday, 9 April 2015

Review: Hotel Dafam Cilacap

Late post gapapa ya, maklum ane sibuk bingit *ngapain gitu*, siang-siang dapet surat eh mesti keluar kantor. Seneng sih jalan, cuma harus ninggal si kecil yang lagi lucu-lucunya. Tapi demi tugas yaa ayukk ajah. Kemana saya kali ini?

Hotel Dafam tampak luar

Tampak samping

Ke kota di ujung selatan pulau Jawa, Cilacap, kota pertamina kalo kata saya, karena disini ada kilang minyak milik Pertamina yang super gede.

Berangkat dari Jogja dan siang dan nyampe hotel dah jam 9 malam. Hotel Dafam Cilacap tempat saya dan kawan saya menginap. Walaupun harus nyasar beberapa kali akhirnya sampai juga di hotel ini. Padahal Cilacap kota kecil koq ya pake nyasar, ya maklum ga hapal jalan sini pak sopirnya.

Lobby hotel

Setelah check in dan kamar dibagi saya langsung ke kamar, hotel yang tidak begitu luas walaupun sudah berbintang tiga, tapi cukup bagus untuk kota kecil seperti Cilacap. Yang bikin saya bete, kamar saya ACnya bocor, ga cuma bocor tes tes gitu, tapi mengalir dan berada di pintu masuk dan bikin lantai banjir, saya telpon resepsionis dan telpon lebih dari sekali sampai ada petugas datang. Saya kira kami akan mendapat kamar ganti, ternyata cuma diperbaiki oleh petugas housekeppernya, dah ga netes, tapi setelah mereka pergi eh netes maning, walo ga sederes yang tadi. Keset kamar mandi terpaksa saya pindah di bawah AC, biar ga kepleset.

Dekorasi lobby hotel

Toilet hotel

minibar
Setelah masalah AC teratasi, saatnya bersih-bersih terus bobo, tapi saya ga mau melewatkan ngerumpi bareng temen. Maklum kami jarang ketemu karena beda instansi, alhasil sampai tengah malem ngerumpi dan jadi kaget ternyata banyak gosip juga dikantor. SStttttttt    rahasia ya gosipnya.

Kasur empuk menunggu
Karena tidak ada jadwal untuk jalan-jalan, saya dan teman-teman bangun pagi-pagi untuk jalan ke Benteng Pendem dan Teluk Penyu. Sayang donk, nyampe sini tapi ga ngeliat uniknya Benteng Pendem. Setelah jalan, waktunya breakfast yuukk.

Aneka pancake

berbagai minuman hangat

resto yang tidak terlalu luas tapi cukup nyaman

menu sarapan saya, klappertart ama donut

Menu yang disediakan cukup bervariatif dan lezat. Di restoran saya bertemu penghuni lain yang menginap di Hotel Dafam, dan saya agak sedikit terkejut ternyata banyak warga asing yang menginap disini. Cilacap kan bukan kota wisata seperti Jogja atau Bali yang banyak turisnya dan setelah melihat seragam mereka yaitu wearpack atau kayak baju praktek anak STM itu saya baru "ngeh" kalo mereka mungkin tenaga engginering di Pertamina, ada yang bule dan ASIA juga.

Dari lobby menuju ke resto ada beberapa barang unik yang dipajang di koridor,

sepeda "kebo" yang makin jarang ditemukan

banyak pilihan batik yang cantik-cantik

masih ada aja mesin ketik yaa

radio kuno dan pernik lainnya
Bagi yang mau menginap di Cilacap, hotel ini bisa jadi pilihan, biarpun bangunannya tidak terlalu besar tapi fasilitasnya cukup lengkap, dilengkapi pool juga. Ohya, lokasinya sangat dekat dengan pantai lho, dari hotel bisa naik becak atau angkot ajah.

Gimana, mau jalan ke Cilacap?

Cilacap 18 - 19 Desember 2014

2 comments:

  1. Asik ya hotelnya, etapi saya belum pernah nginap di Cilacap. Pernah sih melintas aja di kota ini, kota yang sepi, mungkin karena udah malam waktu itu.

    ReplyDelete
  2. Saya sih kalau ke cilacap nginepnya di Pondok Indah Mertua mba,, hehe

    ReplyDelete

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular Posts