Skip to main content

Kisah Sukses Bu Enny Sigit, Depo Minyak Kutus-Kutus di Yogyakarta

"Bantu orang dulu, tolong orang dulu, setelah menolong rejeki pasti akan datang" itu pedoman yang dipegang oleh Servasius Bambang Pranoto, penemu Minyak Kutus-Kutus Tamba Waras yang sekarang juga menjadi pegangan Ibu Enny Sigit dalam menolong orang disekitarnya sembuh dari sakit sekaligus membantu para reseller yang notabene teman, saudara dan handai taulan untuk menambah perekonomian keluarga dengan berjualan Minyak Kutus-Kutus.
Sabtu sore yang cerah saya berkunjung ke rumah Ibu Enny Sigit di kawasan Babarsari. Perempuan setengah baya yang masih terlihat enerjik. Keceriaan terpancar dari wajah beliau, meski sore itu tidak mengenakan makeup tapi Ibu Enny nampak segar dan bersemangat. Tak terlihat sedikit pun beliau pernah menderita berbagai macam penyakit degeneratif, termasuk radang sendi yang mengharuskan lutut beliau disuntik dan disedot secara rutin. 
Beliau dengan ramah mempersilakan saya masuk ke rumahnya. Kami ngobrol di ruang depan yang sudah disulap seperti toko Mi…

Jalan ke Solo Dengan Kereta Api Sriwedari

Saking senangnya ama lagu "Naik Kereta Api" dan keseringan liat kereta lewat di belakang rumah membuat dua buah hati saya, Arsaka dan Nathanael ngotot minta naik kereta api. Kalo yang gede dulu udah pernah naik kereta api waktu usia 1,5 tahun saat ke Jakarta, tapi mungkin sekarang sudah lupa karena masih bayi.

Kemudian saya dan suami sepakat mencari waktu untuk memenuhi keinginan dua bocah ganteng itu. Dan pada hari Minggu 15 Maretlah dipilih untuk ke Solo via kereta api. Yah, mau kemana lagi, ke Jakarta kejauhan, rute kereta api terdekat ya ke Solo pake kereta Prameks atau Sriwedari.

Dari pagi anak-anak dah semangat banget, disuruh mandi juga anteng padahal biasanya pake lari2an kesana kemari. Setelah breakfast done, pas jam 9 saya, suami, mertua dan kedua anak ganteng berangkat ke Stasiun terdekat yaitu stasiun Maguwo, yang berada satu lokasi dengan bandara.

Stasiun Maguwo
Jadwal kereta api dari Stasiun Maguwo
Banner yang memuat Jadwal Kereta api yang melewati Stasiun ini


Mobil kami titipkan di area parkir bandara, hahaha, lucu juga ke bandara tapi naiknya kereta api, tut  tut.
Sampai di loket saya langsung membeli tiket Sriwedari, dengan harga Rp. 10.000, saya memilih kereta itu karena yang paling cepet berangkatnya, jam 9.30 kalau yang Prameks masih jam 10.00. Beruntung 3 tiket sudah ditangan dan itu yang terakhir, pembeli di belakang saya kecewa karena kehabisan tiket dan harus menunggu lebih lama.

Anak-anak sudah ga sabar pengen naik kereta api, apalagi mas Nathan, setiap ada kereta lewat ngotot minta naik padahal itu kereta barang atau kereta yang ke Surabaya. Penumpang lumayan padat, kalau hari kerja penumpang mayoritas adalah pekerja, tapi kalo weekend gini kebanyakan pada mau plesiran atau sekedar ingin mencicipi rasanya naik kereta api.

Suasana stasiun,
Si Mas yang mulai galau karena nunggu si hitam manis kereta api
Dan setelah menunggu sepuluh menitan, kereta api Sriwedari datang juga, Mas Nathan dan Arsaka melonjak kegirangan, ya ampun ga nyangka mereka segirang ini hanya karena mau naik kereta api. Di kereta api lokal, menyediakan tiket dengan tempat duduk dan tidak, jika kehabisan maka terpaksa kita berdiri selama perjalanan. Beruntung saya mendapat tempat duduk sehingga ga harus berdiri sampai di Solo.


 
Hore, yang dinanti datang juga si kereta Sriwedari

Kereta sekarang lebih bersih dan modern dari pada kereta ekonomi

Naik kereta paling asyik sambil ngeliat pemandangan di luar

 Perjalanan dengan kereta memang lebih cepat daripada mobil, karena kereta punya jalur sendiri. Kereta hanya berhenti di stasiun besar, Klaten, Purwosari dan terakhir di Solo Balapan. Sebelum jam 11 kereta sudah sampai di stasiun Purwosari, kami turun disini. Tujuan kami mau ke Solo Grand Mall aja, karena waktu terbatas.

Sebelum keluar stasiun saya membeli tiket untuk pulang dan antriaanya panjang, ohya untuk kereta api antara kota tiket hanya bisa di beli distasiun pemberangkatan, dan maksimal 3 jam sebelum kereta berangkat. Sebenarnya mau beli tiket yang jam setengah 4, ternyata tidak bisa. Untuk membeli tiket jam tersebut masih nanti jam 12, halah koq lucu ya kebijakannya. Akhirnya saya memberli tiket Prameks untuk jam setengah dua dengan harga Rp. 6000 tapi tanpa tempat duduk,untuk harga dengan tempat duduk sebesar Rp.8000.

Selama di perjalanan Nathan sangat gembira dan banyak bertanya tentang hal yang baru ditemui. Sedang si kecil bobo angler digendongan saya. Naik kereta api memang menyenangkan lho. Dan ngapain aja kami ke Solo, tunggu postingan selanjutnya ya kawans.

Mari jalan-jalan


Comments

  1. wah asyiknya yang jalan2 ke Solo .. udah lamaaa banget aku nggak ke solo, padahal jaman kecil dulu sering banget. apalagi sriwedari yang lokasinya deket banget sama rumah almarhum nenek dulu

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …