Skip to main content

Yuk, Walking Tour di Kotagede

Matahari beringsut ke ufuk barat. Belum tenggelam sepenuhnya karena sinarnya masih terasa menyengat di kulit. Kami berempat sudah sampai di sebuah homestay di kawasan Kotagede. Disana sudah ada beberapa teman peserta Kotagede Walking Tour yang akan turut serta menjelajahi area Kotagede. Pastinya dengan berjalan kaki. Judulnya saja sudah walking tour. LoL
Tepat pukul 3 sore walking tour dimulai. Perjalanan diawali dari Lapangan Karang Kotagede, kemudian menyusuri gang-gang  kecil yang hanya bisa dilewati oleh pejalan kaki. Peserta walking tour  sekitar 10 orang termasuk saya, mas bojo dan duo anak lanang. Suami sempat bertanya ulang, apakah serius mau ikut jalan kaki dan gimana kalau anak-anak kecapekan? Spontan saya jawab dengan yakin. "Ya jadilah pak' e" 
Begitulah suami saya yang sering males-malesan kalau diajak jalan kaki agak jauh. Jadinya perlulah sesekali dikerjain diajak jalan agak jauh. Itung-itung olahraga. Hehehehe.
Temen saya, Adimas yang menjadi guide walki…

Benteng Pendem


Benteng Pendem yang terlihat kokoh

Salah satu obyek wisata yang wajib dikunjungi saat ke Cilacap selain Teluk Penyu adalah Benteng Pendem.  Benteng ini merupakan peninggalan Belanda yang dibangun pada tahun 1861. Lokasinya tepat di sebrang pantai, so kalo ke Teluk Penyu mampir masuk ke sini ya. Bangunan ini dulunya merupakan markas pertahanan tentara Belanda. Benteng ini sempat terendam air dan pasir, setelah ditemukan oleh pemerintah baru digali dan dijadikan tempat wisata sejarah.


Mercusuar di depan Benteng



Kawan saya yang kecapekan berjalan dari pantai
Karena masih terlalupagi, Benteng ini belum dibuka, dipos penjualan tiket juga belum ada yang menjaga. Dulu waktu SD saya pernah kesini dan seingat saya didalam cukup luas, ada benteng, bekas barak dan tempat persembunyian.
Kalo hujan banyak benteng yang terendam banjir karena lokasinya yang  rendah, itulah mengapa namanya Benteng Pendem, pendem dalam bahasa Jawa berarti terendam.

Sepiii

Pintu masuk yang masih digembok

Didalam kita bisa berjalan menyusuri benteng-benteng yang masih terlihat sangat kokoh walupun sudah berusia ratusan tahun Ini adalah bukti, kalau Belanda selalu mengutamakan struktur bangunan yang bagus dan arsiteknya juga canggih2 canggih. Beda dengan orang kita, design dan rencana struktur dah ok, eh pelaksanaannya semua bahan dikurangi, ambruk deh.

Jalan-jalan tapi ga bawa oleh-oleh tuh bisa didiemin temen sekantor atau dicuekin tetangga, ahaaa  just kidding yak, disini kita bisa nyari oleh-oleh di pusat oleh-oleh yang tidak terlalu jauh dari pantai. Sekitar 500 meteran. Atau jika mau makan seafood, di pinggir pantai banyak warung makan yang menyediakan aneka menu olahan seafood yang pastinya fresh from the sea, hahaha.

warung makan yang banyak berjajar  di pinggir pantai
Dari Benteng Pendem atau pantai menuju tempat oleh-oleh ga perlu naik angkot ato mbecak, jalan ajah sambil liat pemandangan yang tak biasa. Di kiri jalan kita bisa melihat sepintas pabrik Pertamina,a kilang minyak yang super duper gede terlihat menjulang  dari luar pagar.

Takut panas? Dont worry, pohon disini rimbun-rimbun dan segar, bikin mata fresh liat yang ijo-ijo.

Siap untuk jalan kaki?


Hijaunya area pabrik Pertamina

Ehm..kira-kira didalam tong raksasa itu isinya apa yaaa
Nah, sudah tau mau beli apa aja buat oleh-oleh?
Sebelum saya berangkat, teman kantor sudah pada pesen dibawakan "gereh" atau ikan asin, Cilacap memang terkenal dengan aneka ikan segar dan ikan asin ples terasi yang nikmat. Macem-macem gereh bisa kita dapatkan disini, dari cumi, ikan pari, ikan layur, teri dan masih banyak lagi.
Pantai di Jogja walaupun ada tempat pelelangan ikan, tapi tidak ada pasar gereh seperti disini, mumpung ada yuk cus belanja mak.

Disamping pergerehan, kaos dan baju-baju juga banyak, dan murah banget. Yah, yang sayang ponakan dan saudara mari borong, abisin uang saku, hehe...

Dan setelah puas "shopping" perut udah keroncongan, waktunya kembali ke Hotel Dafam Cilacap dan sarapan disana.

Comments

  1. Habis dari benteng langsung nyebrang ke pantai, asyik yaaa

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…