Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

Makanan Unik dari Bantul

Walaupun bukan putri daerah Bantul, saya selalu berusaha untuk semakin mencintai dan mencintai daerah polda ini, maksudnya bukan deket  kantor polda lho tapi kepanjangan dari pol daratan. Karena memang secara geografis Bantul terletak di ujung selatan Jogja dan ujung terakhir daratan. Ke Australia deket lho, tinggal nyebrang, hehehe....

Selain pantai dan gerabah, Bantul punya unggulan lain yaitu kuliner. Nyam-nyam, klo ngomongin kuliner bawaannya jadi laper ya. Nah, dari pada kepanjangen dan ga jadi icip-icipnya, yuk cus aja :

1. Mides Pundong


Mides  goreng dan tempe koro, sajian saat acara rapat di kantor

Kalo kamu pecinta mi, ga afdol kalo belum merasakan "nendangnya" mi khas dari wilayah Pundong ini . Mides merupakan mi pedes (karena biasa dimasak dengan rasa yang pedas) yang dibuat secara tradisional oleh warga Pundong, ada beberapa sentra produksi mides dan salah satunya  di Klisat, Srihardono, Pundong. Mides terbuat dari sari tepung ketela, sehingga indeks glisemiknya rendah dan mengandung karbohidrat tinggi, jadi tetep kenyang dan sehat. Mides masih diproduksi secara manual oleh masyarakat setempat dan  pemasarannya juga masih lokal. So, kalo kamu pengen mides, ya cuma di Bantul, ga bakal dapetin di tempat lain. Kelebihan dari mides ini yaitu tanpa pengawet, jadi mides mentah hanya bertahan selama 24 jam saja. Dan yang ngangenin dari mides ini  adalah teksturnya yang kenyal-kenyal gimana gitu.

Seperti mi pada umumnya, mides cocok dimasak dengan cara digoreng atau godok(rebus), dengan tambahan sayur dan telor dan disajikan kebul-kebul ples cabe 4, wuih sukses bikin keringetan dan huah-huah kepedesan. bagaimana sahabat, tertarik untuk mencoba kuliner asli Bantul, monggo datang saja ke Pundong, penulis siap untuk membantu menghabiskan, hehehe....


2. Geplak Pundong

Geplak warna-warni mBantul
Sapa yang belom tahu atau belum nyicipin cemilan asli mBantul ini, hayoo tunjuk hidung, hehehe...Kalo yang belum pernah, ihhh kebangetan, emang belum pernah main ke Jogja yang indah ini dan mampir ke Parangtritis, kayaknya anda perlu piknik ke sini, dan ajak2saya, penulis siap jadi guide gretongan.

Makanan tradisional dari Bantul ini rasanya manis bingit semanis penulisnya *tsah* , lha iya wong terbuat dari tepung beras, gula dan parutan kelapa. Bentuknya yang bulat kecil nan imut memang selalu menjadi o
leh-oleh wajib para wisatawan, apalagi warnanya yang bermacam-macam menggoda untuk menggigitnya.

E...tapi, bukan geplak ini yang mau saya ceritakan, ada geplak klasih yang mau saya perkenalkan, kenapa saya menyebutnya klasik. Karena manisnya dari gula jawa dan bentuknya lebih nJawani. Pertama kali mencicipi geplak ini saat saya "nyumbang" manten di Bantul,atau kondangan kalo kata orang Jakarta. Karena unik saya langsung nyomot tuh kue coklat, tentunya setelah dipersilakan sama tuan rumah. Ehm, rasanya yang manis, tapi tidak semanis geplak warna warni dan legitnya gula jawa terasa di lidah. Dan saya lebih senang dengan geplak dari Pundong ini daripada geplak yang warna wani itu. Manisnya ga bikin sakit gigi dan tidak terlalu keras.


Geplak Pundong yang legit

Bahan baku untuk membuat Geplak Pundong hampir sama dengan geplak biasa hanya penggunaan gula pasir di ganti dengan gula jawa dan ada taburan tepung beras dibagian luarnya. Cara mendapatkannya? Gampang, siapkan beberapa ribuan, transfer ke rekening penulis dan Geplak Pundong siap dikirim. Eh, enggak koq, saya ga jualan. Datang aja langsung ke Bantul, saya siap mengantarkan ke produsennya.

3.Wedang Uwuh asli Imogiri

Wedang uwuh Imogiri

Abis makan Mides dan nyemil Geplak, haus donk pastinya, nih penulis sodorin wedang uwuh asli dari Imogiri. Walaupun "uwuh" dalam bahasa Indonesia berarti sampah, bukan berarti minuman ini berisi sampah lho ya. Minuman herbal yang menyehatkan ini bisa kita nikmati di areal parkir Makam Raja Imogiri, kalo saya lebih senang di warung pecel pas di dekat pintu masuk makam yang ada pohon gedenya, rindang banget, apalagi sambil menikmati pecel turi dan hangatnya wedang uwuh. Ehm, sehat banget, makan sayur minum herbal, buang jauh-jauh deh hipertensi.

Kembali ke laptop, wedang uwuh konon merupakan minuman kesukaan raja-raja Jogja jaman dulu. Terbuat dari aneka rempah dari kayu secang kering, jahe, daun kayu manis, daun cengkeh, daun pala, cengkeh dan gula batu. Jika ingin menikmatinya di rumah juga tidak sulit untuk membuatnya, kita bisa membeli ramuannya disini dengan harga Rp. 1500 per plastik kecil.
Wedang uwuh kemasan yang bisa kita rebus sendiri di rumah.

Comments

  1. Waduh, bayangin makan geplak yang klasik itu bisa cenat-cenut gigiku :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo yg coklat ini tidak terlalu manis koq mbak..

      Delete
  2. Kalo geplak pundong aku sering makan, Mak. Tapi baru tahu namanya itu. Rasa manisnya kerasa banget. Biasanya ada remah-remahan di plastik. :D Kalo mides belum pernah nyobain.

    ReplyDelete
  3. Ada lagi mbak yang ketinggalan, peyek mbok tumpuk. Kacangnya banyak...gurihhh...ruenyahh! Salam kenal mbak:-)

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…