Skip to main content

Kisah Sukses Bu Enny Sigit, Depo Minyak Kutus-Kutus di Yogyakarta

"Bantu orang dulu, tolong orang dulu, setelah menolong rejeki pasti akan datang" itu pedoman yang dipegang oleh Servasius Bambang Pranoto, penemu Minyak Kutus-Kutus Tamba Waras yang sekarang juga menjadi pegangan Ibu Enny Sigit dalam menolong orang disekitarnya sembuh dari sakit sekaligus membantu para reseller yang notabene teman, saudara dan handai taulan untuk menambah perekonomian keluarga dengan berjualan Minyak Kutus-Kutus.
Sabtu sore yang cerah saya berkunjung ke rumah Ibu Enny Sigit di kawasan Babarsari. Perempuan setengah baya yang masih terlihat enerjik. Keceriaan terpancar dari wajah beliau, meski sore itu tidak mengenakan makeup tapi Ibu Enny nampak segar dan bersemangat. Tak terlihat sedikit pun beliau pernah menderita berbagai macam penyakit degeneratif, termasuk radang sendi yang mengharuskan lutut beliau disuntik dan disedot secara rutin. 
Beliau dengan ramah mempersilakan saya masuk ke rumahnya. Kami ngobrol di ruang depan yang sudah disulap seperti toko Mi…

Gereja Ganjuran - Candi Hati Kudus Yesus


Gereja Ganjuran (Gbr Dok Pribadi)

Dulu, saya harus menempuh berpuluh kilometer untuk sampai di tempat ini, Gereja Katolik Hati Kudus Ganjuran, atau yang biasa disebut Gereja Ganjuran. Saat mau ujiansekolah atau hati sedang penat, saya meluangkan waktu kesini, menyepi, merenung dan berdoa. Bukan berarti  harus ke tempat ini agar tujuan tercapai. Tapi, di tempat ini merupakan salah satu sarana, dan disini saya menemukan ketenangan. Dan bisa lebih khusyuk saat "berbicara" dengan Dia.

Jalan menuju gereja yang sangat asri
Ada yang berbeda dengan gereja dengan model joglo ini, candi dengan patung Yesus dalam busana Jawa berdiri megah di samping gereja ini. Kita bisa bertemu dengan Yesus dalam versi Jawa, mengenakan surjan dan mahkota. Yesus digambarkan sedang duduk dan berdoa. Seperti halnya Katolik yang universal, begitupun Yesus yang menjadi milik semua bangsa, termasuk orang Jawa.

Pintu gerbang menuju kompleks gereja

Gereja ini berada di Ganjuran Bantul, 20 km dari kota Jogja. Dari arah ring road selatan melewati Jalan Bantul menuju Samas, ada papan petunjuk di jalan yang memudahkan kita untuk sampai di gereja Ganjuran ini. Landscape gereja ini sangatlah menarik, bangunan gereja ini dirancang dengan gabungan antara gaya Hindu, Jawa dan Eropa. Gaya Eropa dapat ditemui pada bentuk bangunan berupa salib bila dilihat dari udara, sementara gaya Jawa bisa dilihat pada atap yang berbentuk tajug, bisa digunakan sebagai atap tempat ibadah. Atap itu disokong oleh empat tiang kayu jati, melambangkan empat penulis Injil, yaitu Matius, Markus, Lukas dan Yohanes.

Ada 2 joglo yang bisa digunakan untuk beristirahat para pengunjung atau para peziarah

Design Jawa di dalam gereja


Kita bisa membeli pernik-pernik ataupun souvenir di kios ini.


Meja altar yang juga menggunakan design Jawa yang cantik
Nuansa Jawa juga terlihat pada altar, sancristi (tempat menyimpan peralatan misa), doopvont (wadah air untuk baptis) dan chatevummenen (tempat katekis). Patung Yesus dan Bunda Maria yang tengah menggendong putranya juga digambarkan tengah memakai pakaian Jawa. Demikian pula relief-relief pada tiap pemberhentian jalan salib, Yesus digambarkan memiliki rambut mirip seorang pendeta Hindu.

Pintu disamping gereja

Halaman kompleks yang sangat rindang. Kita juga bisa mengadakan jalan salib disini.

Candi Hati Kudus Yesus

Tampak beberapa orang yang menunggu giliran untuk masuk ke candi

Air pancuran yang sangat menyegarkan.



Tempat ini tak hanya ramai dikunjungi saat hari Minggu atau sabtu , tapi hampir setiap hari banyak peziarah yang datang. Mungkin, mereka sama seperti saya, menyingkir sejenak dari keriuhan dunia, menghirup udara segar di bawah pohon pinus, menyegarkan tubuh dengan dinginnya air pancuran dan berakhir dengan menemukan ketenangan batin yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.Pulang dengan hati yang damai dan fresh.

Anda berminat kesini, ohya, tempat ini bukan milik kami orang Katolik, tapi siapa saja bisa ke sini, asal jangan bikin keributan ya, karena keheningan di utamakan disini.

Salam Damai, Berkah Dalem.


Comments

  1. Ini salah satu tempat favorit saya untuk "melarikan diri" selain Garden of Prayer GKI Gejayan mbak. Selalu ada yang tercerahkan di hati tiap kembali dari sini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo pas masih di Klaten, Sendang Sriningsih tempat pelarian saya, adem dan hening banget disana.

      Delete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …