Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2015

Ditraktir Nonton Raminten Cabaret Show, Ternyata Begini Rasanya!

Rintik hujan belum juga berhenti. Perlahan titik-titik hujan itu mulai berkurang volumenya. Warna langit  kelabu mulai menghilang. Jalanan Jogja mulai padat, maklum saja Jumat sore waktunya para perantau pulang ke kampung halaman dan para pekerja meninggalkan tempat mereka mendulang rupiah dan kembali ke rumah.
Rintik hujan tak mengurangi semangat saya tetap melajukan motor menuju kawasan yang paling ingin didatangi oleh wisatawan tetapi sangat dihindari oleh orang Jogja. Malioboro. Jika tidak terpaksa rasanya orang Jogja males ke sini 'kan?
Macet. Berjubel manusia. Tapi, bagi orang luar Jogja, Malioboro serasa magnet dengan kekuatan super kuat.
Sesampai di Malioboro hujan telah berhenti. Rupanya Tuhan tahu keinginan umatnya. Para wisatawan ingin menikmati Malioboro tentunya tanpa berbasah-basahan. Begitupun saya yang harus berjalan kaki dari Malioboro Mall menuju Mirota Batik. Dari ujung ke ujung ye kan.
Jumat yg lalu seorang teman, Mas Bagus dari Cepu sedang berulang tahun dan…

Makanan Unik dari Bantul

Walaupun bukan putri daerah Bantul, saya selalu berusaha untuk semakin mencintai dan mencintai daerah polda ini, maksudnya bukan deket  kantor polda lho tapi kepanjangan dari pol daratan. Karena memang secara geografis Bantul terletak di ujung selatan Jogja dan ujung terakhir daratan. Ke Australia deket lho, tinggal nyebrang, hehehe....

Selain pantai dan gerabah, Bantul punya unggulan lain yaitu kuliner. Nyam-nyam, klo ngomongin kuliner bawaannya jadi laper ya. Nah, dari pada kepanjangen dan ga jadi icip-icipnya, yuk cus aja :

1. Mides Pundong



Kalo kamu pecinta mi, ga afdol kalo belum merasakan "nendangnya" mi khas dari wilayah Pundong ini . Mides merupakan mi pedes (karena biasa dimasak dengan rasa yang pedas) yang dibuat secara tradisional oleh warga Pundong, ada beberapa sentra produksi mides dan salah satunya  di Klisat, Srihardono, Pundong. Mides terbuat dari sari tepung ketela, sehingga indeks glisemiknya rendah dan mengandung karbohidrat tinggi, jadi tetep kenyang dan …

My First Love Giveaway

Blog ini saya  buat 4 tahun yang lalu, tapi rajin posting baru beberapa bulan ini. So, tahun-tahun kemaren ngapain aja Ndro?Ya cuma didiemin  ni blog kece, semenjak mengenal KEB(Kumpulan Emak Blogger) baru tahu wooo...ternyata banyak ya  emak-emak yang suka nulis dan serunya ngeblog apa lagi kalo ada lomba jadi makin rajin posting di blog. Nah, biar para blogger makin bersemangat nulisnya, saya ngadain lomba blog, yah semacam Give Away yang perdana (semoga ada yang kedua,ketiga, bantuin doa yakk....) dengan tema My First Love. Iyaaahh, temanya asyik n gampang banget kan. Sapa sich yang belum pernah jatuh cinta , apalagi cinta pertama  yang tak terlupakan. Ehm, saya masih inget gimana rasanya saat tiba-tiba lutut saya lemas dan keringat dingin bercucuran saat ngeliat gebetan saya menjemput mamanya yang kebetulan guru saya di sekolah. Padahal  dia ga ngliat saya tapi rasanya...wuihh deg-deg pyar. Dan setelah berpuluh tahun tak tahu kabarnya ternyata beberapa waktu yang lalu kami berte…

Daihatsu Sahabatku, Sirion Sahabat Muda

Makin hari, Jogja makin mirip Jakarta aja, mo kemana-mana macet dan  jalannya  "nggremet" alias merayap pelan banget, apalagi kalo weekend dan musim liburan. Jadi males mo keluar rumah. Tapi, sebagai anak muda (muda tak harus ber "seventeen" lho), harus bisa donk mengatasi masalah sekecil ini. Acara kumpul blogger atau ngemall harus tetap lancar jaya. Biar tahun yang dilampaui dah lebih dari tiga puluh tahun, jiwa harus tetep muda donk, masak kalah ama ABG yang masih kinyis-kinyis itu. Tapi, jangan main body ya, hahaha, saya ngaku kalah ama yang muda kalo soal body, maklum buntut dah dua nih. 

Nah, ngomongin soal body dan jiwa muda,  Daihatsu punya solusi untuk mengatasi kemacetan Jogja dan bikin kita awet muda. Apaan tuh ? Kasih tahu ga yaaaaa....
Jreng..jreng..jreng  ini dia :

Mobil imut keluaran Daihatsu ini sangat menggoda untuk dimiliki, apalagi buat kamu yang masih muda dan yang berjiwa muda. Kenapa?  Dengan kapasitas 1300cc mobil Daihatsu Sirion yang berj…

Hidden Message in The Water

Terkadang saya sendiri merasa heran kenapa media air sering digunakan untuk media pengobatan atau digunakan dalam prosesi keagamaan. Di dalam gereja saya juga sering menggunakan air saat ada ibadah tertentu, pemberian air itu dimaksudkan untuk membersihkan atau mensucikan diri, dan tentunya air itu sudah diberi doa oleh para pastur.

Air juga sering digunakan orang "pintar" untuk mengobati pasiennya, sebelum air diberikan terlebih dahulu orang pintar terlihat komat kamit berdoa. Dan adegan itu seringkali terlihat dalam acara TV dan kadang saya ketawa, ngapain air dikomat kamit kayak gitu emang ngaruh.

Dan pertanyaan saya itu terjawab saat mengikuti acara Ngablogburit bersama BLOGDETIK.COM dan AQUA di Klaten pada bulan puasa kemaren. Salah satu nara sumber DR. Ir. Heru Idrayana yang merupakan dosen dari UGM memberikan materi tentang air. Beliau menuturkan bahwa ternyata air itu bisa menyimpan pesan.


Masaru Emoto adalah seorang seorang peneliti dari Hado Institute di Tokyo, Jepa…

Cantik[tapi tak terawat]nya Tlogoputri di Ujung Utara Jogja

Kalo Jawa Barat punya Lembang, Semarang punya Bandungan, Jogja tak mau kalah, karena kami punya Kaliurang yang asri dan sejuk. Pertama kali Kaliurang ditemukan oleh ahli geologi Belanda pada abad ke-19, dia bermaksud mencari tempat peristirahatan dan menemukan kawasan di ujung utara Jogja yang indah. Semenjak itulah banyak villa dan penginapan bermunculan di kawasan ini. Jangan heran jika kamu menemukan villa dengan design Eropa disini, masih banyak bangunan tua disini, dan menambah kesan klasik dan romantis.

Kaliurang, rasanya bagi warga Jogja dan sekitarnya pasti pernah datang ke kaki gunung Merapi ini, setidaknya pernah mendengar. Kaliurang merupakan objek wisata yang wajib kamu kunjungi saat bertandang ke Jogja.



Kaliurang tak hanya punya villa ataupun taman bermain anak, persis dibawah bukit Turgo, ada Taman Wisata Plawangan Turgo yang merupakan Taman Nasional Gunung Merapi. Tak ada perbedaan yang signifikan dari tahun ke tahun. Sewaktu kuliah dulu, saya dan kawan-kawan sa…

#PrayForAirAsiaQZ8501

Mungkin sayalah orang paling cupdate alias ga update pekan kemaren. Mengapa? Karena sampai hari ke 2 selepas hilangnya pesawat milik AirAsia QZ 8501, saya sama sekali ga tau ada pesawat hilang kontak. Pada hari Minggu (28 Desember) saya masih diperjalanan dari rumah ke Bali dan sesampai di sana sibuk kesana kemari ples ngurusin duo anak lanang. Kayaknya sih sempet buka2 status di medsos, tapi ga ngeh kalo ada pesawat ilang. Baru pas duduk2 di Krisna pusat oleh-oleh tak sengaja liat berita di salah satu stasiun TV, TV itu menayangkan proses pengambilan jenazah menggunakan pesawat. Terlihat jenazah yang sudah membengkak mengapung di laut tanpa di blur sama sekali. Saya membayangkan betapa sedihnya keluarga korban.

Ada 162 penumpang di dalam pesawat itu, dan sampai hari ini, hari ke 10, baru 37 jenazah yang berhasil di evakuasi tim Basarnas ataupun tim penolong dari negara lain. Di Selat Karimata, Pangkalan Bun  serpihan badan pesawat dan korban ditemukan. Sungguh, bencana ini menyayat …

Gereja Ganjuran - Candi Hati Kudus Yesus

Dulu, saya harus menempuh berpuluh kilometer untuk sampai di tempat ini, Gereja Katolik Hati Kudus Ganjuran, atau yang biasa disebut Gereja Ganjuran. Saat mau ujiansekolah atau hati sedang penat, saya meluangkan waktu kesini, menyepi, merenung dan berdoa. Bukan berarti  harus ke tempat ini agar tujuan tercapai. Tapi, di tempat ini merupakan salah satu sarana, dan disini saya menemukan ketenangan. Dan bisa lebih khusyuk saat "berbicara" dengan Dia.

Ada yang berbeda dengan gereja dengan model joglo ini, candi dengan patung Yesus dalam busana Jawa berdiri megah di samping gereja ini. Kita bisa bertemu dengan Yesus dalam versi Jawa, mengenakan surjan dan mahkota. Yesus digambarkan sedang duduk dan berdoa. Seperti halnya Katolik yang universal, begitupun Yesus yang menjadi milik semua bangsa, termasuk orang Jawa.


Gereja ini berada di Ganjuran Bantul, 20 km dari kota Jogja. Dari arah ring road selatan melewati Jalan Bantul menuju Samas, ada papan petunjuk di jalan yang memudahkan…