Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2014

Ditraktir Nonton Raminten Cabaret Show, Ternyata Begini Rasanya!

Rintik hujan belum juga berhenti. Perlahan titik-titik hujan itu mulai berkurang volumenya. Warna langit  kelabu mulai menghilang. Jalanan Jogja mulai padat, maklum saja Jumat sore waktunya para perantau pulang ke kampung halaman dan para pekerja meninggalkan tempat mereka mendulang rupiah dan kembali ke rumah.
Rintik hujan tak mengurangi semangat saya tetap melajukan motor menuju kawasan yang paling ingin didatangi oleh wisatawan tetapi sangat dihindari oleh orang Jogja. Malioboro. Jika tidak terpaksa rasanya orang Jogja males ke sini 'kan?
Macet. Berjubel manusia. Tapi, bagi orang luar Jogja, Malioboro serasa magnet dengan kekuatan super kuat.
Sesampai di Malioboro hujan telah berhenti. Rupanya Tuhan tahu keinginan umatnya. Para wisatawan ingin menikmati Malioboro tentunya tanpa berbasah-basahan. Begitupun saya yang harus berjalan kaki dari Malioboro Mall menuju Mirota Batik. Dari ujung ke ujung ye kan.
Jumat yg lalu seorang teman, Mas Bagus dari Cepu sedang berulang tahun dan…

Rasanya Meninggalkan Duo Anak Lanang

Hoaaammm.....
Jam menunjukkan pukul tiga dini hari, selimut sudah mulai diminta oleh petugas sembari mengingatkan jika sebentar lagi sampai Jogja. Setelah tiga hari "jengjeng" dan "melupakan" suami dan anak, sebentar lagi saya harus kembali ke alam nyata.

Ya, dari selasa siang saya memang terpaksa meninggalkan keluarga karena harus ke Bandung. Ya tega ga tega sich, kalo sebelum2nya tidak bisa Tugas Luar kota karna hamil,menyusui,hamil lagi,menyusui lagi. Dan kebetulan saat ada jadwal ke Bandung si bungsu sudah disapih, jadi sudah tidak terlalu tergantung ama Ibunya.

Berulangkali saya menanyakan kabar ke suami apakah Saka rewel, dan jawaban suami menenangkan saya, anak ganteng itu baik2saja dan tidak rewel. Kata Ibu saya kalo ninggal anak jangan dibawa beban dan dipikir terus, nanti "nyetrum" ke anak dan jadi rewel. Dan mungkin karena sudah terbiasa ditinggal kerja juga jadi Saka tidak begitu kehilangan saya. Tapi sya yang kelimpungan ga bisa tidur krn te…

Museum Purbakala Pleret : Hidup Harmoni di Antara Sisa-Sisa Peninggalan Kraton Pleret

Museum Purbakala Pleret - Setiap hari saya melewati tempat ini, bangunannya yang unik membuat saya penasaran untuk memasuki gedung itu. Ada apa ya didalamnya?

Pada hari Jumat,sepulang kantor saya sempatkan mampir di Museum Sejarah Purbakala Pleret. Sesampai di depan museum muncul rasa enggan, karena tempat itu begitu sepi, hanya ada 3 anak kecil yang entah sengaja berkunjung atau sekedar bermain, karena museum itu memang berada di lingkungan rumah warga.

Setelah saya memarkir kendaraan, saya melihat-lihat museum itu dan keluarlah seorang pegawai kantor itu. Dia memperkenalkan dirinya bernama Hendra, PNS dari Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta, dia dan seorang temannya bertugas untuk menjaga museum tersebut. Saya mengutarakan niat saya untuk melihat-lihat museum itu dan dengan senang hati petugas itu menemani saya.

Kemudian dia membuka pintu museum yang memang slalu terkunci saat tidak ada pengunjung. Ada dua bangunan utama di museum itu  dan sebuah sumur tua.  Sebelum meneli…

Sinar Mas Land Berkarya untuk Negeri