Friday, 3 October 2014

PLN, Jangan Byar Pet Lagi Dong!

Sedihnya saat mati lampu  credit
Byar..pet...byar...pet...Jiahhh paling bete nih kalo ada acara mati lampu, apalagi saat malam menjelang dimana amat sangat dibutuhkan penerangan. Apalagi saya, punya dua anak laki-laki yang lagi doyan-doyannya jalan dan bergerak ke sana kemari, yang ga mau diem kecuali pas tidur doang. Ga kebayang kan kalo rumah gelap gulita, bisa-bisa mereka nubruk tembok. .

Entah kenapa mati lampu/pemadaman listrik sering terjadi, kalau di musim hujan sich saya maklum. Mungkin ada perangkat yang rusak atau terkena petir. Tapi disaat ga ada angin ga ada hujan tiba-tiba semua gelap, kayaknya saya perlu protes dan bertanya sama PLN. Sebenernya ada apa dengan listrik di negeri ini?

PLN sebagai Perusahaan Listrik Negara adalah BUMN yang menangani bidang kelistrikan yang bertugas melayani kebutuhan listrik masyarakat di seluruh nusantara. Nah sebagai satu-satunya yang menguasai listrik, seharusnya PLN  memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Lalu kenapa sering terjadi pemadaman listrik oleh PLN?
Dari Wikipedia saya jadi paham, pemadaman listrik memang  sering dilakukan oleh pihak PLN karena pasokan listrik berkurang atau terjadi overload kebutuhan. Pemadaman listrik ini dilakukan bergilir untuk menghindari mati listrik total pada sistem jaringan listik  Pemadaman ini biasanya disebabkan oleh dua hal: kapasitas produksi yang tidak cukup atau infrastruktur distribusi yang tidak memadai untuk menyuplai daya yang cukup ke wilayah yang membutuhkannya.

Sebelum dilakukan pemadaman bergilir, biasanya PLN memberitahukan terlebih dahulu kepada masyarakat. Entah itu lewat radio, media massa ataupun lewat pe merintah desa dan diteruskan ke kampung-kampung melalui pengeras suara di masjid-masjid. Tapi, nah tapinya ini ga mengenakkan, PLN juga sering melakukan pemadaman tanpa pemberitahuan sebelumnya, tiba-tiba semua gelap, alat elektronik semua mati. Seandainya ada pengumuman terlebih dahulu pasti saya atau semua pelanggan listrik bisa mengantisipasi. Dan mencegah kerusakan alat elektronik karena turunnya frekuensi transmisi yang bisa menyebabkan alat elektronik rusak.

Bolehkah saya marah?
Sebagai pelanggan PLN yang setia membayar pajak dan ga protes saat biaya beban listrik semakin meroket, tentunya saya boleh dan berhak kecewa terhadap pelayanan PLN. Tapi, bukan berarti dengan saya marah-marah semua masalah teratasi. Lantas listrik ga pernah padam atau biaya listrik akan menurun. Tidak.  Saya memang menuntut PLN untuk lebih profesional dan bekerja ekstra agar permasalahan listrik di negeri ini terselesaikan. Dan listrik sebagai salah satu sumber energi utama dapat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat sesuai dengan motto PLN yaitu "Listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik"

 Salah siapa?
Salah satu penyebab pemadaman listrik karena overload atau berlebihnya kebutuhan/pemakaian listrik oleh masyarakat yang tidak sebanding dengan suplai listrik PLN. Nah, melonjaknya pemakaian listrik inilah yang turut andil terjadinya pemadaman listrik. Siapa pemakainya? Masyarakat, termasuk saya. Jadi kesalahan tidak semata dipundak PLN tapi kita sebagai masyarakat juga harus sadar diri dan tanggap.

Seperti halnya tubuh, jika tubuh kita kelebihan berat  maka tubuh tidak bekerja dengan maksimal, begitu juga dengan listrik. Jika kita boros dan semau gue dalam penggunaan listrik, maka akan terjadi masalah. Untuk itulah kita harus ber"diet" energi atau menghemat penggunaan listrik. Dengan cara apa? Banyak hal sederhana yang bisa kita lakukan, tidak perlu  mikir berat atau susah dipraktekan. Dan bisa kita mulai dari diri kita sendiri, ga perlu nunjuk orang lain.

1. Cabut stop kontak
    Saat alat elektronik tidak kita gunakan hendaknya stop kontak kita lepas, karena walaupun tidak kita gunakan, stop kontak yang masih terhubung akan terus menyerap listrik. Dan saat terjadi koslet, alat elektronik kita bisa rusak bahkan terbakar. Jadi jangan lupa cabut charger HP atau laptop saat indikasi baterei sudah terisi penuh. Jangan biarkan dicharge semalaman.

2. Matikan listrik
Pastikan semua alat elektronik kita matikan saat tidak digunakan. Jangan biarkan TV melihat kita tidur karena kita kebablasan tidur dan lupa mematikan. Atau membiarkan AC menyala saat kita keluar ruangan.

3. Matikan lampu saat siang hari.
Saat siang hari sebaiknya kita tidak perlu menyalakan lampu, kita cukup mengandalkan sinar matahari. Cahaya matahari sangat cukup untuk menerangi rumah, caranya perbanyak jendela dan gunakan genting atau atap kaca agar ruangan tidak gelap.

4. Menggunakan lampu hemat energi
Salah satu cara untuk melakukan penghematan listrik adalah dengan menggunakan bola lampu dengan menggunakan watt yang kecil namun cahaya yang dikeluarkan tetap terang, seperti lampu LED (Light Emitting Diode). Lampu LED dapat menghemat energy hingga 80-90% dari lampu lainnya. Jangan lagi menggunakan bohlam yang banyak menyerap energi.

5.  Cerdas dalam menggunakan/memilih alat elektronik.
  • Memilih AC hemat energi dan kapasitas sesuai luas ruangan. Mengatur suhu ruangan secukupnya, tidak menyetel AC terlalu dingin
  • Gunakan setrika otomatis yang bisa diatur tingkat panasnya. Menyetrika sekaligus banyak. Mengatur  penggunaan tingkat panas yang disesuaikan dengan bahan baju (sutera, wol, katun dll).
  • Memilih kulkas yang sesuai kebutuhan. Jika keluarga kita sedikit rasanya tak perlu menggunakan kulkas yang besar. Selalu pintu rapat kulkas, karena jika terbuka suhunya akan naik dan meningkatkan kebutuhan listrik. Jangan memasukkan barang panas ke dalam kulkas.
  • Memakai tandon air. Jika kita memakai pompa air pastikan kita juga menggunakan tandon untuk menyimanpan air. Jika tidak maka kita bakal sering menyalakan pompa air saat akan membuka kran. Dan itu merupakan pemborosan, karena pompa listrik dayanya cukup tinggi dan bikin tagihan listrik membengkak.
  • Jika baju hanya beberapa potong lebih baik kita cuci sendiri, kapasitas yang kurang menyebabkan tidak efisien, karena mesin cuci menggunakan energi yang sama. Gunakan pengering hanya saat hujan, bila cuaca panas sebaiknya dijemur di bawah matahari.
Cara sederhana menghemat listrik  credit







PERMEN ESDM   No. 13 Tahun 2012 Tentang Penghematan Pemakaian Tenaga Listrik
Pemerintah sebagai pengelola energi listrik juga telah mengeluarkan peraturan yang mengaturan tata cara menghemat listrik. Dalam peraturan ini khusus mengatur penghematan dalam ruang lingkup :
1. Bangunan gedung negara
2. Bangunan gedung BUMN, BHMN, BUMD
3. Rumah tinggal pejabat
4. Penerangan jalan umum, lampu hias dan reklame.


Selain disebabkan pemakaian listrik yang berlebih oleh masyarakat, pemadaman listrik juga disebabkan karena kekurangan energi listrik. Karena PLN masih tergantung dengan sumber pembangkit listrik dari bahan baku batubara, minyak dan gas (89%). Kebijakan pembangunan energi pemerintah hendaknya mulai dirubah. Karena bahan bakar fosil (batubara, minyak dan gas) suatu saat nanti akan habis. Penggunaan bahan baku fosil juga menyebabkan produksi emisi yang menyebabkan kerusakan lingkungan dan mempercepat pemanasan global.


LISTRIK PINTAR
PLN selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Salah satunya dengan berinovasi. PLN  menjanjikan Kemudahan, Kebebasan dan Kenyamanan bagi pelanggannya : Listrik Pintar – Solusi isi ulang dari PLN !
Dengan listrik pintar, setiap pelanggan bisa mengendalikan sendiri penggunaan listriknya sesuai kebutuhan dan kemampuannya. Seperti halnya pulsa isi ulang pada telepon seluler, maka pada sistem listrik pintar, pelanggan juga terlebih dahulu membeli pulsa (voucher/token listrik isi ulang) yang terdiri dari 20 digit nomor yang bisa diperoleh melalui gerai ATM sejumlah bank atau melalui loket-loket pembayaran tagihan listrik online. Lalu, 20 digit nomor token tadi dimasukkan (diinput) ke dalam kWh Meter khusus yang disebut dengan Meter Prabayar (MPB) dengan bantuan keypad yang sudah tersedia di MPB.
 Nantinya, lewat layar yang ada di MPB akan tersajikan sejumlah informasi penting yang langsung bisa diketahui dan dibaca oleh pelanggan terkait dengan penggunaan listriknya, seperti :
• Informasi jumlah energi listrik (kWH) yang dimasukkan (diinput).
• Jumlah energi listrik (kWH)) yang sudah terpakai selama ini
• Jumlah energi listrik yang sedang terpakai saat ini (real time).
• Jumlah energi listrik yang masih tersisa.

Jika energi listrik yang tersimpan di MPB sudah hampir habis, maka MPB akan memberikan sinyal awal agar segera dilakukan pengisian ulang. Dengan demikian, pelanggan secara real time, setiap saat, kapan saja dapat mengetahui secara persis penggunaan listrik di rumah. Pelangan bisa mengendalikan pemakaian listrik secara langsung.

Ide untuk PLN
Sebagai warga masyarakat jangan hanya menuntut , hendaknya kita juga turut andil memberikan solusi.
Nah, saya sebagai masyarakat punya beberapa ide untuk PLN yang saya tuangkan dalam blog :
1. Membayar listrik lewat internet via smartphone, semacam e-buying.                                            
Sistem pembayaran sekarang sudah cukup mudah, kalau dulu kita harus ke PLN untuk membayar listrik, sekarang kita bisa membayar  tagihan via ATM, kantor POS, Bank ataupun mini market. Alangkah lebih praktisnya jika kita ga perlu repot keluar untuk membayar. Dengan aplikasi di Android, Windows ataupun IOS kita bisa melakukan pembayaran dengan mendebet rekening Bank untuk membayar listrik.Seperti e-banking ataupun e-buying.

2. Daerah terpencil dipasang listrik. 
Jika jaringan listrik belum menjangkau daerah terpencil bisakah PLN memberikan bantuan semacam hibah untuk membangun listrik mandiri didaerah terpencil, semisal menggunakan arus sungai.

3. Beranikah PLN bersaing dengan swasta?                                                                                       
Di Indonesia pengelolaan energi listrik masih dimonopoli oleh PLN. Mungkin saja jika PLN memberikan kesempatan pihak swasta untuk menyediakan listrik secara langsung kepada masyarakat tarif dasar listrik bisa lebih murah. Dalam UU no 30 tahun 2009 pihak swasta hanya diberi kesempatan untuk menjual secara langsung tenaga listrik tetapi melalui kerjasama dengan PLN. Mungkin saja jika PLN punya saingan, PLN akan bekerja lebih maksimal dan profesional.

4. One Door System                                                                                                                             Sistem pelayanan di negeri ini masih amburadul, dari perijinan, pemerintahan sampai mau pasang listrik aja ribet. Dan menimbulkan adanya calo. Alangkah lebih baiknya jika prosedur pemasangan listrik dipermudah dan dipercepat dan tak perlu ke pihak ketiga atau BTL, cukup daftar di PLN, bayar dan tahu kapan akan dipasang. 

5. Konservasi  Energi                                                                                                                           Pembangkit listrik yang digunakan saat ini sebagian besar menggunakan bahan bakar fosil (batubara, minyak bumi dan gas) yang tidak bisa diperbaharui. Sedikit demi sedikit hendaknya beralih ke energi alternatif seperti angin, air (sudah digunakan), surya , nuklir, biomassa, gas alam, gelombang laut.

6. Punishment and Reward
Jika pelanggan terlambat membayar tagihan listrik, maka konsekuensinya akan ada surat teguran, yang kalau sampai dibaca tetangga bikin malu juga. Dikira ga mampu bayar listrik.(Hadeh ), ada biaya tambahan dan yang paling berat sambungan listrik akan diputus. Bagaimana jika dibuat peraturan yang mengatur tentang "punishment" bagi PLN, seumpama PLN melakukan pemadaman tanpa pemberitahuan pelanggan digratiskan. Ada kompensasi/ganti rugi yang dibayarkan ke pada pelanggan jika PLN melakukan hal yang merugikan.                                                                                                                        
                                     
Tulisan ini diikutsertakan dalam

Lomba Blog “IdeKU Untuk PLN” Berhadiah Total Rp 40 Juta!

7 comments:

  1. Sekarang listrik byar pet sepertinya merata ya Mak. Dulu waktu tinggal di sumatera, masuk musim kemarau, pasti listrik mati dan nggak tanggung-tanggung. hampir tiap hari mati sampai setengah hari...hadeeeh, susah banget. Sekarang ngalamin juga listrik mati, semoga nggak selama dan sesering waktu di sumatera

    ReplyDelete
  2. Waah berarti kebiasaan kita berboros ria dengan listrik itu juga bisa terakumulasi menjadi penyebab PLN terpaksa memadamkan listrik ya Mak? BTW tulisannya komplit, gud lak Mak :)

    ReplyDelete
  3. saya termasuk yang sering bayar listrik tepat waktu tapi listrik di rumah mati tiap hari.. sedih deh... :(((

    ReplyDelete
  4. Komplit banget, Mak Prima. Semoga sukses yah. Setuju. Jangan byar pet lagi dong PLN.. Aku juga ngalamin banget nih. Lagi mesra suapin Ubii, eh tiba-tiba listrik mati. Ubii jadi panik karena tiba-tiba gelap. Hiks. Maju terus PLN, tingkatkan pelayanan dan performa, semoga semakin berjaya :))

    ReplyDelete
  5. aku suka ide punishment and reward. Secara selama ini yg diberlakukan masih punishment mulu

    ReplyDelete
  6. iyasih memang harus dari kitanya dulu jika ingin hemat listrik ..mulai atur penggunaan listriknya

    ReplyDelete
  7. Halo, mbak. Postingan ini berhasil jd pemenang voucher 300 ribu kan, ya? Sudah dapet kiriman hadiahnya dr blog detik? Trims.

    ReplyDelete

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular Posts