Skip to main content

Yuk, Walking Tour di Kotagede

Matahari beringsut ke ufuk barat. Belum tenggelam sepenuhnya karena sinarnya masih terasa menyengat di kulit. Kami berempat sudah sampai di sebuah homestay di kawasan Kotagede. Disana sudah ada beberapa teman peserta Kotagede Walking Tour yang akan turut serta menjelajahi area Kotagede. Pastinya dengan berjalan kaki. Judulnya saja sudah walking tour. LoL
Tepat pukul 3 sore walking tour dimulai. Perjalanan diawali dari Lapangan Karang Kotagede, kemudian menyusuri gang-gang  kecil yang hanya bisa dilewati oleh pejalan kaki. Peserta walking tour  sekitar 10 orang termasuk saya, mas bojo dan duo anak lanang. Suami sempat bertanya ulang, apakah serius mau ikut jalan kaki dan gimana kalau anak-anak kecapekan? Spontan saya jawab dengan yakin. "Ya jadilah pak' e" 
Begitulah suami saya yang sering males-malesan kalau diajak jalan kaki agak jauh. Jadinya perlulah sesekali dikerjain diajak jalan agak jauh. Itung-itung olahraga. Hehehehe.
Temen saya, Adimas yang menjadi guide walki…

Salut Buat Norman Kamaru


Beberapa hari ini acara gosip kembali menampilkan kiprah Norman Kamaru. Sosok pria satu ini memang unik, pria kelahiran Gorontalo ini adalah seorang mantan anggota Brigade Mobil berpangkat terakhir Briptu. Namanya menjadi terkenal setelah video lip-sync-nya yang menirukan lagu India berjudul Chaiyya Chaiyya tersebar di masyarakat. Video lip-sync-nya yang berjudul Polisi Gorontalo Menggila dan berdurasi 6 menit 30 detik itu mampu membuat saya dan mungkin orang lain terhibur.

Dalam waktu singkat namanya meroket, tampil di hampir semua acara hiburan, dan menjadi orang istimewa di kepolisian. Bahkan dalam beberapa acara beberapa atasannya ikut mendampingi tampil di tipi. Banyak tawaran yang datang pada Norman baik itu menjadi penyanyi atau pemain film. 

Sayangnya euforia ini hanya beberapa saat, setelah tidak menjadi anggota Brimob, kiprah keartisannyapun menurun drastis, dia mulai jarang terlihat ditipi. Mungkin daya tarik Norman adalah saat dia bernyanyi dan menari dengan mengenakan seragam Brimobnya, dan semenjak dia dikeluarkan dari kesatuanya otomatis dia tidak berhak memakai seragam lagi.Entah, Norman yang terbius dengan semaraknya dunia artis atau dia memang dipecat karena indisipliner.

Saat ini Norman Kamaru muncul lagi di tipi, bukan sebagai artis tapi sebagai pengusahan Bubur Manado. Saya sedikit sebal dengan pemberitaan ditipi yang nyinyir memberitakan kalo Norman Kamaru berjualan bubur. Dalam pikiran pembaca atau yang mendengar pasti terbayang seorang laki-laki mendorong gerobak bubur. Dan langsung mencemooh dia yang keluar dari kepolisian, jadi artis ga laku dan sekarang malah jadi tukang bubur. Kayaknya ga ada tenggang rasa terhadap penderitaan Norman Kamaru.
Saya justru merasa salut dengan apa yang dilakukan si caiya-caiya ini, kenapa :
  1. Menjadi pengusaha lebih keren daripada pegawai dan bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain.
  2. Halal, apa yang dia lakukan tidak merugikan orang lain, disaat pandangan terhadap kepolisian yang banyak kasus korupsi dan suap.
  3. Melestarikan kuliner lokal. Bubur Manado yang dijual merupakan makanan khas warga Manado dan sekitarnya.
  4. Tidak terpuruk disaat keadaan ekonomi memburuk dan pandangan miring masyarakat dia tetap menjadi lelaki tangguh dan bertangguh jawab terhadap keluarga.

Norman di tempat usahanya di kawasaan Kalibata ©dok.pri
Norman di tempanya berjualan . DOc Kapanlagi.com

Comments

Popular posts from this blog

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…