Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

Maapkan Ibuk Dek SAKA


Tas sudah dicangklong dipundak, penampilan juga sudah Ok,motor dah siap digeber, tapi tiba-tiba si kecil Arsaka menangis dengan hebohnya. walaupun sudah ditemeni Mbah n Bapaknya dia tetap ga mau diam. Motor yang biasanya ga pernah ngadat entah kenapa tiba-tiba ga mau nyala. Seolah-olah si motor juga kompak ga mau aku pergi.

Dengan terpaksa aku kembali masuk rumah, dengan berat hati kuletakkan tas berisi lappie dan modem yang sudah kusiapkan dari semalam. Ganti baju dan cuci muka, menghapus make up tipis yang baru tadi aku poles dimukaku. Sekaligus menghilangkan air mata yang sudah mulai menetes. Aku gelo, acara yang sudah seminggu ini aku nantikan gagal, acara bertemu kawan di Komunitas Blogger Jogja aku batalkan, lomba menulis di Cupuwatu Resto tak jadi aku ikuti, dan harapan mendapatkan hadiahpun pupus.

Setelah hati mulai tenang kugendong si kecil, bayi imut yang setahun lalu kulahirkan berhenti menangis dan tertawa-tawa seolah tak ada apa-apa. Ya, memang tak ada apa-apa bagi dia, dia hanya bayi kecil yang merindukan kebersamaan bersama Ibunya. 

Hatiku teriris, betapa egoisnya aku, hanya menuruti keinginan sendiri untuk menekuni hobby, beraktualisasi didunia luar tanpa mengerti perasaan anak ku, satu batita dan satu bayi yang merindukan dekapan ibunya setelah dari senin sampai jumat dari pagi sampai sore tidak didampingi ibunya karena harus bekerja.

Aku harus sedikit bersabar, menunggu beberapa tahun lagi menunggu mereka sedikit besar dan mau ditinggal ibunya untuk kesibukan yang lain. Masih ada waktu untuk mengejar obsesi ataupun waktu untuk menyalurkan hobby.  Aku yang suka berorganisasi, berkumpul bareng komunitas atau mengikuti event tertentu harus sedikit mengerem ambisi dan menunggu sampai anak-anak mau ditinggal.

Maapkan Ibu ya dek Saka, ternyata melihatmu tidur nyenyak dipelukanku lebih menentramkan hati. Ibu janji akan lebih memperhatikan dan menyayangimu.

Comments

  1. Aku juga ngga ikutan kok mbak. Walopun sebenere pengen bgt. Setuju sm prinsipnya..anak lebih utama ketimbang nuruti hobi emaknya :) hobi msh bs lain waktu, tp masa kecil anak kita ngga akan terulang lagi dan itu waktunya singkat bgt.

    ReplyDelete
  2. Tosss...anak itu nomer satu, saat mereka gede nanti pasti kita bakal merindukan moment2 masa kecil mereka ya...klo gede pasti dah ga mau dipeluk2 n dicium2 lagi ya,,gimana adeknya Tayo kapan nich..hehehe

    ReplyDelete
  3. Nanti dapet hadiah yang lebih indah daripada hadiahnya cupuwatu mbak. Cinta dari sang buah hati :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya Mak Ika...senyuman mereka melebihi hadiah apapun, makasih dah mampir yaa

      Delete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…