Wednesday, 24 September 2014

Bolehkah Membawa Motor ke Sekolah?

Beberapa hari ini Polres Bantul sering mengadakan razia sepeda motor terhadap anak SMP. Razia ini mdiadakan di dekat sekolah, dan hasilnya banyak anak yang tertangkap membawa sepeda motor ke sekolah. Padahal anak seusia SMP belum layak untuk mengendarai kendaraan bermotor. Kenapa? Karena anak SMP yang yang usianya masih di bawah 17 tahun biasanya emosi masih labil dan hal itu membahayakan jiwanya serta pengendara lain di jalan.



                                       

Tapi, pertanyaannya apakah dengan adanya razia ini anak-anak itu akan kapok dan tidak membawa sepeda motor lagi ke sekolah? Jawabannya adalah tidak. Kata suami kawan saya yang bekerja di Polres, anak-anak itu tetep aja membawa sepeda motor karena razia itu tidak memberikan sanksi hanya diberikan pembinaan bagi siswa yang tertangkap razia. So, razia itu ga ngefek broo..

Jadi ingat dulu sewaktu masih SMP, dari kelas satu sudah mulai belajar naik motor walaupun sembunyi-sembunyi karena dilarang sama ortu, tapi dasar anak bandel belajarnya minjem motor temen, hehe... Tapi saya tidak pernah membawa motor ke sekolah,  yaiyalah jarak antara rumah dan sekolah cuma dua ratusan meter, enakan pake sepeda. Tapi banyak teman-teman saya yang laki-laki membawa motor ke sekolah tapi dititipin di penitipan warga, karena di sekolah dilarang membawa motor dan hukumannya disuruh pulang kalo ketahuan.  Dijaman dulu aja , ehm sekitar tahun 97 an anak SMP dah bawa motor apalagi anak sekarang yaaa......(geleng-geleng) .

Anak-anak itu tidak sepenuhnya salah menurut saya orangtua anak itu yang kurang bijaksana. Yang berperan besar dalam hal ini adalah orang tua, karena jika orang tua tidak memberikan fasilitas motor dan tidak mengijinkan anaknya membawa motor ke sekolah pasti hal ini tidak terjadi. Pihak sekolah sudah mengeluarkan peraturan jika siswa dilarang membawa motor, tapi siswa itu menitipkan diluar sekolah sehingga pihak sekolah tidak dapat berbuat banyak.
Ada banyak alasan mengapa orang tua mengijinkan anaknya membawa motor ke sekolah, ada yang karena sekolahnya jauh, ada yang berdalih karena repot ada juga yang beralasan biar anaknya mandiri. Ada seribu satu alasan tapi mereka tidak sadar akan keselamatan jiwa anak mereka.

Tapi tidak semua orang tua tega membiarkan anak mereka membawa motor, tapi konsekuensinya dia harus rela pagi mengantar dan siangnya  ijin dari kantor untuk menjemput. Seperti kawan saya walaupun anaknya sudah bisa mengendarai motor tapi untuk ke sekolah sendiri belum diijinkan. Tapi ada juga yang cuek dan beranggapan gapapa anak saya bawa motor, toh dia sudah terampil dan dia ga perlu repot antar jemput. Dan yang membuat saya salut, ada mantan Kabag saya yang melarang anaknya membawa motor sebelum dia punya SIM padahal anaknya sudah SMA, dan resikonya tiap hari musti antar jemput ke Jogja kota yang jaraknya lumayanlah kalo dari Bantul.

Nah kira-kira kita orang tua yang mana nih, kalo saya ehm....mikir dulu anak lanang masih batita, masih jauuuhhh sampai SMPnya, kali aja di masa depan ada alat bisa terbang jadi ga perlu pake motor.......hahaha mimpi...

No comments:

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular Posts