Skip to main content

Ditraktir Nonton Raminten Cabaret Show, Ternyata Begini Rasanya!

Rintik hujan belum juga berhenti. Perlahan titik-titik hujan itu mulai berkurang volumenya. Warna langit  kelabu mulai menghilang. Jalanan Jogja mulai padat, maklum saja Jumat sore waktunya para perantau pulang ke kampung halaman dan para pekerja meninggalkan tempat mereka mendulang rupiah dan kembali ke rumah.
Rintik hujan tak mengurangi semangat saya tetap melajukan motor menuju kawasan yang paling ingin didatangi oleh wisatawan tetapi sangat dihindari oleh orang Jogja. Malioboro. Jika tidak terpaksa rasanya orang Jogja males ke sini 'kan?
Macet. Berjubel manusia. Tapi, bagi orang luar Jogja, Malioboro serasa magnet dengan kekuatan super kuat.
Sesampai di Malioboro hujan telah berhenti. Rupanya Tuhan tahu keinginan umatnya. Para wisatawan ingin menikmati Malioboro tentunya tanpa berbasah-basahan. Begitupun saya yang harus berjalan kaki dari Malioboro Mall menuju Mirota Batik. Dari ujung ke ujung ye kan.
Jumat yg lalu seorang teman, Mas Bagus dari Cepu sedang berulang tahun dan…

#30HariNgeblog: Secangkir Coklat Hangat


ayokngopi.blogspot.com
Sore itu, dari kaca jendela terlihat seorang perempuan muda duduk di sudut sebuah cafe. Perempuan itu berparas cantik, setelan blazer  mahal terlihat menghiasi tubuhnya. Dia terlihat sedang menunggu seseorang, sesekali dia melihat ke arah pintu masuk.Seorang waitress datang menghampiri perempuan itu.
"Ini coklat hangatnya mbak, silakan dinikmati, mungkin ada pesanan lain?"
Waitress itu mengantarkan pesanan  perempuan itu.
"Terimakasih. Saya sedang menunggu teman, nanti saja pesannya" Jawab perempuan itu.
"Baik, terimakasih" dan waitress itu berlalu.

Perempuan itu melirik jam tangannya.
"Ehm, sudah hampir jam lima, kenapa dia belum datang juga" keluh perempuan itu.
Perlahan perempuan itu menyeruput secangkir coklat hangat yang sudah berada dimejanya. "Ehm, rasa coklat di kafe ini tak berubah, masih seperti 3 tahun yang lalu, saat dia dan sahabatnya sering n
Pikiran perempuan itu melayang, terbang ke masa kuliah dulu
sering nongkrong sehabis kuliah.

"ahh, waktu memang berjalan begitu cepat,tak terasa sebentar lagi aku akan menikah" kata perempuan itu dalam hatinya.

Perempuan itu bernama Nathalia, selepas lulus kuliah dia memutus kan untuk bekerja, karir melesat dan dia terlalu sibuk untuk mencari pendamping hidup. Tapi, 5 bulan yang lalu dia bertemu dengan seorang lelaki yang bagi dia sangat berkharisma. Dia seorang manager baru dikantornya, sebelum disitu dia berada di kantor cabang daerah. Semenjak pertemuan pertama mereka, hubungakan mereka semakin erat dan satu bulan lagi mereka memutuskan akan melanjutkan  hubungan ke jenjang pernikahan.

Sedangkan Retno, sahabatnya terpaksa menikah selepas lulus kuliah karena dijodohkan orang tuanya, dan balik ke kampung halamannya di Jogja.

"Hai Nath, ngapain melamun saja, dah nunggu lama ya. Suamiku tidak bisa mengantar, dari naik taksi dech " Tiba-tiba Retno, sahabatnya sudah berada di sampingnya.

Langsung Nathalia memeluk erat sahabat yang sudah lama tak dijumpai,sembari mencium pipi kiri dan kanan sahabatnya

"Kamu sich lama datengnya, ohya gimana kabar kamu wah ini Dio ya, gantengnya ponakan tante" Nathalia tak tahan untuk mencium anak laki-laki sahabatnya itu. Lucu dan wajahnya mengingatkan Nathalia akan seseorang.

"Enak ya sudah punya anak, lucu lagi, kamu pasti bahagia banget ya Ret" Kata Nathalia

"Ya, agak repot juga, soalnya suamiku sering dinas luar, sedang di rumah tidak ada pembantu, padahal aku pingin banget berkarir kayak kamu Nath" Retno mengeluh.

"Sudah koq malah sedih-sedihan gini, kamu sich ga pernah balik ke sini lagi, dah 3 tahun ya kita tidak bertemu, kangen banget" Nathalia mengutarakan perasaannya.

"Masak kamu lupa Nath, biasa a cup of hot chocolate" Jawab Retno

"Yeee, selera kamu belum berubah ya, kita sama-sama penyuka coklat hangat"  jawab Nathalia

"Iya Nath, kalo lagi kangen masa-masa kita dulu, sebangai pengobat rindu pasti aku minum coklat hangat,tapi sayang di Jogja ga ada yang seenak di cafe ini" kata Retno

"ehm, katanya kamu mo ngasih kabar gembira, apa tuch?" tanya Retno
Wajah Nathalia berbunga-bungan, jawabnya "Aku akan menikah"
"Ohya, kapan Nath, siapa laki-laki beruntung itu, bisa meruntuhkan hati sahabatku yang cantik ini" Tanya Retno

"ihh, jadi malu aku. Dia temen kantor koq, pindahan dari cabang Jogja. Dia asli sana Ret, soja aku bakal sering ke Jogja dan kita bakal sering reunian kayak gini" Nathalia bercerita dengan wajah berseri- seri.

"Namanya Danu" lanjut Nathalia. "Diminum donk coklatnya, ntar keburu dingin lho Ret"
Seperti diingatkan, Retno langsung meminum co klat hangat yang anda ditangannya.

"Ini undangannya Ret" Nathalia membeerikan sebuah undangan yang berwarna pastel kepada sahabatnya.  Ada foto prewedding mereka di sampul depan.

Retno menerima undangan itu dan tiba-tiba pandangan matanya kabur, secangkir coklat hangat yang biasanya manis mendadak mendadak menjadi getir, jiwanya seakan dan melayang.

Pyaarrrrrrrrrr. Terdengengar suara pecahan kaca. Cangkir Retno terjatuh.

"Kamu kenapa Ret" Nathalia kawatir dengan keadaan sahabatnya

"Gapapa koq Nath" dengan suara yang tertahan Retno menjawab. Masih terlihat jelas gambar Mas Danu bersanding dengan sahabatnya di sampul undangan itu.
***************************

Comments

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …