Skip to main content

September is Coming

Sing "September ceria, september ceria, milik kita, bersama............."
video

Yukk, nyanyi yang hepi hepi aja, yang ceria aja dech biar aura positifnya masuk ke jiwa kita. Aura positif membuat jiwa sehat, badan sehat dan kita bisa beraktivitas dengan lancar.
September Ceria pertama kali dinyanyikan oleh si burung camar alias mbak Vina Panduwinata. Lagu ini cantik sekali. Dan direcyle ama Laluna jadi tambah OKEH DECH.
Ini liriknya :
di pucuk kemarau panjang
yang bersinar menyakitkan 
kau datang menghantar berjuta kesejukan
kasih .. kau beri udara untuk nafasku 

kau beri warna bagi kelabu jiwaku
tatkala butiran hujan mengusik impian semu 

kau hadir di sinidi batas kerinduanku
kasih ..kau singkap tirai kabut di hatiku 

kau isi harapan baru untuk menyongsongharapan bersama
september ceria .. september ceria ..

september ceria .. september ceria ..milik kita bersama
ketika rembulan bersinar di hamparan citra biru 

kutatap sebersit isyarat dimatamu
kasih ..kau sibak sepi di sanubariku 

kau bawa daku berani dalam asmara dan mendamba bahagia
september ceria .. september ceria .. 

september ceria .. september ceria ..milik kita bersama

 -----------------------------------------------------------------------------
September is coming, tanggal muda baru aja dateng, siap-siap liat ATM, gaji dah masuk belom yaaaa. Berhubung gaji dah banyak potongan, siap-siap hemat ya. Tapi, kata temen ampe jam segini kooq saldo belom nambah. Wah, piye kii..Sampe ada yang nyeletuk, duit nya dipake pemerintah buat beli bensin, kan nyari bensin susah.
hahaha,.....ada-ada aja.

Biarpun dompet masih tongpes, tetep ceria yaaaaa.....
Semangat menjalani bulan ini..........
Kiippp smile every body...
Semangat Ceria......... :)

Comments

Popular posts from this blog

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Ekowisata Taman Air : Obyek Wisata Keluarga di Tlatar Boyolali

Di bulan September kemaren Bapak dan Ibuk saya merayakan hari lahirnya, sayang si anak wedok ayu dewe alias saya lupa ngucapin selamat ke mereka berdua. Ah, semoga mereka maklum dan tidak mengutuk saya jadi kodok #kungkong. Dan untuk menebus dosa saya, minggu kemaren saya mengajak Bapak dan Ibuk makan-makan di Tlatar Boyolali, pastinya bareng keluarga besar alias adik-adik saya .

Beberapa tahun yang lalu, tepatnya saat masih SMA saya beberapa kali ke Umbul Tlatar, dan seingat saya dulu hanya ada kolam renang, tempat mancing dan rumah makan. Kemaren saya agak terkejut dengan suasana di Umbul Tlatar yang sangat berbeda. Tampilannya lebih cantik dan fasilitasnya lengkap. Kaget aja kok ada hutan kecil dengan sungai  yang mengalir ditengahnya. Duo anak lanang langsung ribut pengen nyemplung kali begitu turun dari mobil.
Ada beberapa pemancingan di Umbul Tlatar, pengunjung diharuskan membayar tiket sebesar 3000 rupiah per orang dan parkir mobil sebesar 5000 rupiah. Saya memilih pemancingan…