Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

Eclair, Pagi terakhir di Rusia

Setelah lama ga pinjem buku di perpustakaan daerah karena telat mbalikin ...:D akhirnya masa hukuman selesai dan bisa minjem lagi. Uhuiii......nemuin buku bersampul hijau yang apik.
Buku ini menceritakan tentang 5 sahabat.
1. Katya (Ekaterina Katya Fyodorovna) yang cantik dan berintuisi tajam, dia gadis yang baik hati dan cerdas.
2. Stephany ( Stephanich Snegov) yang sangat suka memasak terutama membuat eclair, dia seorang laki-laki yang hangat.
3. Sergei (Sergei Valentinich Snegov) adalah kakak dari Step, dia seorang bisnisman yang sukses. Dia dianggap sebagai kakak tertua diantara kelima sahabat itu , karena dia paling bijak dan slalu setia mendengarkan keluh kesah mereka.
4. Kay (Kay Olivier) seorang fotografer yang sangat menyukai alam dan warna jingga saat matahari terbenam. Bagi dia hal itu adalah hal tercantik selain istrinya.
5. Lhiver (Lhiver Sarte Olivier) dia seorang sastrawan dan termuda diantara mereka.
Membaca buku ini serasa tersedot ke belahan dunia yang lain, tepatnya Rusia. Menjadi orang ke 6 diantara Katya,Sthep,Sergei,Kay dan Lhiver. Ikut merasakan emosi saat mereka tertawa, bahagia, konflik atau pun kehilangan. Dan berhasil membuat saya nangis bombay , tidak hanya saat sedih , saat bahagiapun ikut menangis terharu...*tisuu..mana tisuuuuu*  Persahabatan mereka memang seperti Eclair,  kue coklat yang rasanya kriuk diluar tapi coklatnya leleh di mulut.
"Coklat Eclair yang meleleh sehangat persahabatan diantara mereka"
Berawal dari pertemuan antara Sergeri dan Step saat berusia 16 tahun dengan keluarga Lhiver dan Kay saat bertamasya di sebuah taman di Rusia. Sergeri membagikan coklate eclair kepada Lhiver dan Kay. Dan sejak saat itulah mereka bersahabat sampai mereka dewasa. Persahabatan mereka tak terputus walaupun Lhiver dan Kay harus pindah ke Paris, mereka masih saling berkunjung.
Hingga pada saatnya persahabatan diantara mereka retak  karena kesalahpahaman. Ada sebuah tragedi yang menewaskan ayah, ibu dan anak angkat Lhiver. Mereka semua terbakar saat Sthep berkunjung ke Paris. Terbakarnya orangtua Lhiver dan Kay, serta Aoife, anak angkat Lhiver, menjadi awal mula pecahnya persahabatan di antara mereka. Lhiver merasa ini semua karena kesalahan teman-temannya. Kemudia Kay memutuskan pergi berpindah-pindah negara dan Lhiver pergi tanpa kabar ke Surabaya, Indonesia, tinggal Sergei dan Katya yang terus setia menemani Step yang akibat kebakaran tersebut menjadi terpuruk karena merasa ikut berdosa, hingga membuat penyakit yang dipendamnya semakin menggerogoti tubuhnya. Semakin parahnya penyakit Step membuat Katya memutuskan untuk ‘menjemput’ Kay dan Lhiver.
Cerita ini menggunakan alur/plot maju dari dua minggu, sepuluh hari, lima hari atau dua hari sebelum pernikahan Katya dan Sergei, lengkap dengan lokasi tempat kota berlangsungnya adegan. Berawal dari niat Katya untuk mengumpulkan mereka berlima pada saat pernikahan mereka.
Obyek tempat sangat jelas dan membuat kita ikut berada ditempat itu. Di novel ini menyajikansastra dunia, terutama yang berwujud puisi dari para penyair Inggris, Rusia, Perancis, Amerika dan Indonesia. Juga mengenai musik klasik, seni lukis impresionis, dan seni kuliner bercita rasa tinggi, teristimewa ├ęclair.

 “Dan bila ada hal yang membahagiakan sekaligus menyedihkan untuk dipikirkan, itu adalah masa lalu yang indah... -Kay Olivier”
Sejauh mereka pergi, mereka tak bisa melupakan hangatnya persahabatan mereka di masa lalu, terutama hangatnya coklat eclair buatan Step.  Dan demi kesembuhan Step akhirnya mereka berkumpul kembali di Rusia. Sedikit demi sedikit Step membaik, tapi akhirnya mereka harus kehilangan Step. Diepilog terselip cerita tentang  sejarah Rusia ,terselip runtuhnya Kekaisaran Rusia zaman Tsar Nicholas II dengan  Rasputin. Katya harus menghadapi sisa-sisa pengikut Rasputin yang merasa dendam atas keterlibatan kakek Katya yang menyebabkan Rasputin dihukum. Cerita tentang tokoh Rasputin membuat saya penasaran, sampai saya googling tapi tidak bisa nemuin yang pas. Mungkin imaginasi mbak Prisca yaaa....
Cerita ini berakhir hepiii ending. Katya akhirnya bisa menikah dengan Sergei dengan didampingi para sahabat. Puas dech bacaanyaaaaa....Keren....Yang belum baca,nyesel dech....
 “...setelah kepahitan pekat ini, rasa manis pasti akan menjelang    -Prisca Primasari"
                                                    Judul: Eclair: Pagi Terakhir di Rusia
Penulis: Prisca Primasari
Penerbit: Gagasmedia
Tebal: 236 halaman
Cetakan keempat, 2012
Goodreads Rating: 3.84/5.00

Comments

Popular posts from this blog

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…