Skip to main content

Ditraktir Nonton Raminten Cabaret Show, Ternyata Begini Rasanya!

Rintik hujan belum juga berhenti. Perlahan titik-titik hujan itu mulai berkurang volumenya. Warna langit  kelabu mulai menghilang. Jalanan Jogja mulai padat, maklum saja Jumat sore waktunya para perantau pulang ke kampung halaman dan para pekerja meninggalkan tempat mereka mendulang rupiah dan kembali ke rumah.
Rintik hujan tak mengurangi semangat saya tetap melajukan motor menuju kawasan yang paling ingin didatangi oleh wisatawan tetapi sangat dihindari oleh orang Jogja. Malioboro. Jika tidak terpaksa rasanya orang Jogja males ke sini 'kan?
Macet. Berjubel manusia. Tapi, bagi orang luar Jogja, Malioboro serasa magnet dengan kekuatan super kuat.
Sesampai di Malioboro hujan telah berhenti. Rupanya Tuhan tahu keinginan umatnya. Para wisatawan ingin menikmati Malioboro tentunya tanpa berbasah-basahan. Begitupun saya yang harus berjalan kaki dari Malioboro Mall menuju Mirota Batik. Dari ujung ke ujung ye kan.
Jumat yg lalu seorang teman, Mas Bagus dari Cepu sedang berulang tahun dan…

Surat yang Belum Terkirim

"halah...daripada repot merah ASI mending kasih susu formula aja gampang , dulu Sheila anak pertama saya minum susu formula juga gapapa"
Itulah celetukan rekan saya saat kami membicarakan tentang ASI. Ringan sich tapi makjlebb di hati. Jujur saya sedih dan prihatin. Dia saat ini sedang hamil anak ke dua, dan saya menyarankan untuk memerah ASI saja untuk stok ,dan tercetuslah kata - kata diatas. Saya ga berani untuk mengkampanyekan tentang ASI lebih lanjut, karena dia senior saya dan melek internet tentunya sudah banyak info yang dia tahu tentang kelebihan ASI yang menakjubkan itu dan lebih memilih sufor untuk anaknya nanti. Dia ga mau repot harus memerah dan pegal saat malam hari kalau harus menyusui. Padahal untuk menjadi Ibu kan memang penuh pengorbanan.
Ya, minum sufor memang tidak berakibat buruk yang langsung terlihat, tapi alangkah lebih baik jika kita bisa memberikan yang terbaik untuk anak kita. Anak dia yang pertama juga minum sufor dan sering sakit batuk dan panas. Seharusnya itu bisa menjadi motivasi agar imunitas anak kedua lebih baik.
Anak saya yang pertama minum ASI sampai usia 18 bulan , walopun belum 2 tahun saya terpaksa menyapihnya karena keburu ada adiknya. Pengetahuan tentang ASI dulu belum serame sekarang, bahwa ternyata ASI bisa diperah juga belum banyak yang tahu. Lewat jejaring sosial saya mendapat advice dari teman untuk memberikan ASI saja walopun harus ditinggal bekerja. Dan saya bergabung dengan AIMI(Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia) dan dari situlah saya mendapat banyak kawan seperjuangan yang saling support , apalagi saat produksi ASI drop dan harus bersitegang dengan mertua karena beliau lebih menyarankan pake support. Ehm..lelah? Tidak! Menyusui itu mengasikkan bahkan bikin ketagihan , apalagi setelah disapih, rasanya kehilangan separuh nafasku.
Buat rekanku tersayang , ada surat cinta untukmu.

Dear Mbak Fin,
Mbakyu sayang, dedeknya bentar lagi lahir ya, semoga lancar ya. Mbak Fin, tolong donk dedeknya jangan dikasih sufor.Plissss....Dinenenin aja sendiri, yakin dech ASI mu banyak, jangan berpikiran kalo sufor bisa menggantikan ASI dan ga merepotkan. Justru pake sufor lebih repot, kalo malem musti bikin susu, bersihin dot, nyiapin air panas. Tinggal dinenenin aja gampang, buka baju doang , n mamaknya bisa ikut tiduran. Bayangin aja, nyariin sekolah aja pasti nyari yang terbaik, apalagi ngasih makan bayi, tentunya mau ngasih yanng bagus. Ada buatan Tuhan ngapain dikasih susu sapi buatan manusia. Kalo aku ga tega mbak.
Ada yang bilang netekin tuh repot, bikin pegel apalagi mesti merah. Yo namane jadi Ibu kan emang harus berkurban. Mbak FIn pengen dedeknya lebih sehat tho, lebih pinter tho.
Mbak Fin, kalo bisa milih si dedek tentu milih nenen ibunya daripada ngedot susu sapi, kalo bayi bisa ngomong pasti ngomong lebih enak ASI.
Mbak Fin, yakin dech ASImu cukup untuk dedek, semua ibu dikodratkan untuk melahirkan dan menyusui. Di Alquran aja ada lho perintahnya
Alloh ‘azza wa jalla berfirman :

وَالْوَالِدَاتُ يُرْضِعْنَ أَوْلَادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ أَرَادَ أَنْ يُتِمَّ الرَّضَاعَةَ وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ لَا تُكَلَّفُ نَفْسٌ إِلَّا وُسْعَهَا لَا تُضَارَّ وَالِدَةٌ بِوَلَدِهَا وَلَا مَوْلُودٌ لَهُ بِوَلَدِهِ وَعَلَى الْوَارِثِ مِثْلُ ذَلِكَ فَإِنْ أَرَادَا فِصَالًا عَنْ تَرَاضٍ مِنْهُمَا وَتَشَاوُرٍ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِمَا وَإِنْ أَرَدْتُمْ أَنْ تَسْتَرْضِعُوا أَوْلَادَكُمْ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ إِذَا سَلَّمْتُمْ مَا آَتَيْتُمْ بِالْمَعْرُوفِ وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

“Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” [QS al-Baqoroh : 233]

Mbakyu sayang, maaf saya ga bermaksud menggurui, saya cuma sayang ama dirimu dan dedeknya..


 WIth Love..

Comments

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …