Skip to main content

Kisah Sukses Bu Enny Sigit, Depo Minyak Kutus-Kutus di Yogyakarta

"Bantu orang dulu, tolong orang dulu, setelah menolong rejeki pasti akan datang" itu pedoman yang dipegang oleh Servasius Bambang Pranoto, penemu Minyak Kutus-Kutus Tamba Waras yang sekarang juga menjadi pegangan Ibu Enny Sigit dalam menolong orang disekitarnya sembuh dari sakit sekaligus membantu para reseller yang notabene teman, saudara dan handai taulan untuk menambah perekonomian keluarga dengan berjualan Minyak Kutus-Kutus.
Sabtu sore yang cerah saya berkunjung ke rumah Ibu Enny Sigit di kawasan Babarsari. Perempuan setengah baya yang masih terlihat enerjik. Keceriaan terpancar dari wajah beliau, meski sore itu tidak mengenakan makeup tapi Ibu Enny nampak segar dan bersemangat. Tak terlihat sedikit pun beliau pernah menderita berbagai macam penyakit degeneratif, termasuk radang sendi yang mengharuskan lutut beliau disuntik dan disedot secara rutin. 
Beliau dengan ramah mempersilakan saya masuk ke rumahnya. Kami ngobrol di ruang depan yang sudah disulap seperti toko Mi…

Ini Resolusiku,apa Resolusimu?


Preeeet.......
preeet....
Daaaar.....
deerrrr...
doooor........
Pasti rame banget ya diluaran sana, ada yang niup terompet,ada yang nyalain kembang api, ada yang sekedar nongkrong ,semuanya ingin menyambut tahun baru 2014.


Tapi untuk tahun ini keriuhan diluar sana tak menggusik ku  ,ya iyalah , cukup dirumah aja, secara punya satu balita dan satu baby, mending ngelonin dua anak lanang tersayang. Ditambah cuaca yang sama sekali tak mendukung, gerimis dari pagi .
Ehm...taun baru ya, tak terasa sudah satu tahun terlewati , banyak hal yang terjadi , banyak mimpi yang terwujud, banyak juga yang belum terwujud. Terlepas dari itu semua, saya harus banyak bersyukur atas segala berkah dari Tuhan , keluarga kecil yang bahagia,suami yang baik,pekerjaan yang lancar ,mertua yang baik , tambah keluarga baru dan kesehatan yang tak ternilai tentunya...Give Thanks to the Lord.
Sebelum hari berganti , saya harus menentukan tujuan / capaian apa yang harus saya perjuangkan di tahun ini. Banyak hal yang sebenarnya ingin dilakukan, tapi kadang rasa malas slalu mengganggu, menunda pekerjaan. Kayaknya semua harus dicatat dengan baik, agar saya slalu bisa membuka catatan itu jika lupa tujuan / capaian untuk tahun ini.
Tak hanya  tentang materi ,tapi kebutuhan jiwa dan merubah "diri" menjadi lebih baik harus menjadi tujuan utama....

Resolusi Tahun 2014 :
  • Kehidupan Rohani 
Saya harus lebih rajin ke gereja , berdoa tiap hari tanpa bolong,   ikut tugas      paduan suara setelah bertahun2 tak terlaksana karena punya baby, puasa (dulu pernah nazar akan puasa senin kamis selama setahun ...Gusti paringono kuat,,,hehe,)
  • Pekerjaan                   
Tidak menunda pekerjaan , klo bisa ga bolong-bolong dikantor, lebih patuh sama bos
  • Pendidikan                  
Nglanjutin kuliah (transfer S1)biar namanya tambah ST.....aminn
  • Keluarga                    
Lebih sabar menghadapi anak yang mulai aktiv n ngurangin galak,,,,tidak mendebat suami (diam itu emas)
Karena bulan depan Saka 6 bulan dah mulai maem,harus bisa HHBF (homemade healthy baby food),nyempetin buat masakin Saka sama kayak masnya dulu n tetep ngASI biar baby sehat.
  • Bisnis
*Semoga segera melangkahkan kaki ,memberanikan tekad memulai jualan,yang dari kemaren cuma niatan  dikepala.
*Bikin kos2an
  • Hobby
*Pertengahan tahun liburan ke Jakarta bersama mertua n keluarga (nabung yuuuk ...)
*Akhir tahun ke Bali lagi (semogaaaa jadi yaa...)
*Nambah stok buku (ga cuma minjem mulu bu,,,,)
apalagi yaaaakkkkk   (besok bisa nambah)

cukup banyak ya resolusi di tahun ini, semoga bisa terlaksana ,,,mugi Gusti ngijabahi,,,hehehe Tuhan baik dech ^-^senyum-senyum sama Tuhan^-^
Okeh pemirsah, Selamat Tahun Baru 2014 ,sekian resolusi saya tahun 2014 , So apa resolusimu tahun ini?



Comments

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …