Skip to main content

Ditraktir Nonton Raminten Cabaret Show, Ternyata Begini Rasanya!

Rintik hujan belum juga berhenti. Perlahan titik-titik hujan itu mulai berkurang volumenya. Warna langit  kelabu mulai menghilang. Jalanan Jogja mulai padat, maklum saja Jumat sore waktunya para perantau pulang ke kampung halaman dan para pekerja meninggalkan tempat mereka mendulang rupiah dan kembali ke rumah.
Rintik hujan tak mengurangi semangat saya tetap melajukan motor menuju kawasan yang paling ingin didatangi oleh wisatawan tetapi sangat dihindari oleh orang Jogja. Malioboro. Jika tidak terpaksa rasanya orang Jogja males ke sini 'kan?
Macet. Berjubel manusia. Tapi, bagi orang luar Jogja, Malioboro serasa magnet dengan kekuatan super kuat.
Sesampai di Malioboro hujan telah berhenti. Rupanya Tuhan tahu keinginan umatnya. Para wisatawan ingin menikmati Malioboro tentunya tanpa berbasah-basahan. Begitupun saya yang harus berjalan kaki dari Malioboro Mall menuju Mirota Batik. Dari ujung ke ujung ye kan.
Jumat yg lalu seorang teman, Mas Bagus dari Cepu sedang berulang tahun dan…

Diakah Jawaban Doaku?

Memilih atau menentukan adalah hal yg sulit dilakukan dan memerlukan banyak waktu untuk berpikir.Apalagi memilih atau memutuskan sesuatu yg penting dan pilihan itu merupakan tanggung jawab seumur hidup.
Seperti yg saat ini sedang aku renungkan dalam-dalam. Diakah jodohku?
Ya sebelum semuanya terlanjur terjadi,sebelum janji perkawinan terucap,sebelum aku menjadi milik dia selamanya,sebelum aku harus meghabiskan sebagian besar waktu untuk hidup bersama dia,dan itu semua menjadi tanggungjawab ku dengan Tuhan juga.
Dulu,mencari pacar sekedar melihat apakah dia ganteng,keren,jago basket,jago ngeband,suka ngasih surprise,ataupun tiba-tiba memberi mawar untukku.
Dulu terasa gampang sekali mencari pacar,yach mungkin karena dulu cuma sekedar cinta monyet,
TAPI sekarang saya sedang menimbang apakah si dia cocok untuk dijadikan pasangan hidup, ”Apa dia mencintaiku?” ”Seberapa mampukah si dia mencintaiku?” Diakah jawaban doaku selama bertahun-tahun untuk memberi kawan hidup yg seiman?
Dia pria yang sederhana,bukan anak orang kaya,tidak punya tampang yang terlalu keren,jelas bukan tipe Pria idaman yg selama ini saya cari.Apalagi dia sama sekali tidak mau diajak keclub,ataupun menemaniku berhura-hura dengan kawan-kawanku.
Tapi Tuhan,bukankah itu berarti dia pria yg baik,tidak suka hedonisme seperti aku,dan dia membimbing aku tuk berubah menjadi lebih baik.
Dia memang pria yang saleh,dan ini salah satu alasan saya memilih dia.
Kelebihan lain yg dia miliki adalah kedewasaan emosi,yang saya tentu jauh dibawahnya.
Hal yang paling penting,aku harus mempunyai suami yang bertangung jawab terhadap aku dan keluarganya,hal ini yg sangat terlihat dari dia,semenjak dia lulus STM sampai saat ini,dia tak pernah merepotkan atau meminta uang dari keluarganya,justru dia yg menjadi tulang punggung keluarganya…..
Tapi,kadang saya masih hidup dalam nostalgia masa lalu,dan masih merasa mantan pacarku adalah orang yg saya cintai….tapi mungkin itu hanya ingin mengulang
keindahan masa pacaran dulu….
Tuhan,walaupun cintaku mungkin tidak sebesar yang dia berikan,tapi perlahan dan pasti dia sudah menjadi sebagian dari hidupku,
cincin pertunangan juga sudah melingkar,dengan pemberkatan dari romo,dan kami sudah menjalaninya satu tahun lebih,dengan bahagia…masihkah aku bertanya-tanya dan ragu dengan semua yg sudah dia buktikan selama ini?
haruskah kubuang semua kekawatiran masa depan?apakah nanti dia akan lebih kaya,mampu mencukupi semua kebutuhan,akan mampu sabar mendampingi aku dan banyak pertanyaan lain….
Tapi aku percaya jika hubungan dilandasi kasih Krsitus,dan menyerahkan semuanya kepada Kristus,aku percaya kita akan bahagia….
Masih ada 6 bulan untuk menjalani pilihan itu,dan semoga pilihan ku tepat…..

Comments

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …